Wednesday, 11 December 2019

Kamaludin, Orang Dekat Patrialis Dituntut Delapan Tahun Penjara

Senin, 14 Agustus 2017 — 15:52 WIB
komaludin

JAKARTA (Pos Kota) – Kamaludin, orang dekat mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar, dituntut penjara selama delapan Tahun  penjara oleh  jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam persidangan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin (14/8/2017).

Kamaludin dinilai terbukti bersalah dalam tindak pidana korupsi penyuapan Patrialis oleh pengusaha impor daging, Basuki Hariman. Suap tersebut digunakan untuk memuluska uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 di MK.

“Menuntut supaya majelis hakim menjatuhkan pidana terdawa Kamaludin berupa pidana 8 tahun dan denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan,” ujar jaksa KPK.

Kamaludin juga dituntut membayar uang pengganti yang jumlahnya sama dengan harta benda dari tipikor, sejumlah 40 ribu dola AS dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap,  maka harta benda akan disita oleh jaksa untuk dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Jika tidak memiliki harta benda yang cukup untuk mengganti uang tersebut, maka dipidana penjara selama 9 bulan.

Jaksa KPK menilai perbuatan Kamaludin telah mencoreng Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga peradilan negara. hal ini lah yang menjadikan pertimbangan yang memberatkan bagi Kamaludin.

Sedangkan keterangan Kamaludin dalam persidangan yang dinilai membuat jelas perkara tersebut menjadi pertimbangan jaksa KPK yang meringankan terdakwa.

“Terdakwa telah memberikan keterangan signifikan, membuat terang tindak pidana . Terdakwa berlaku sopan selama persidangan dan terdakwa mempunyai tanggungan keluarga,” tandas jaksa.

Sebelumnya dalam perkara yang sama Patrialis dituntut jaksa KPK pidana penjara selama 12 tahun dan 6 bulan dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan. (ikbal/tri)