Sunday, 08 December 2019

Cegah Kasus Seperti Johanes Marliem, LPSK Minta KPK Sebut Nama-nama saksi e-KTP

Rabu, 16 Agustus 2017 — 8:58 WIB
LPSK

JAKARTA (Pos Kota) – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar merekomendasikan para saksi kasus korupsi yang rentan. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya kasus seperti Johannes Marliem yang merupakan saksi kasus E-KTP yang tewas.

Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai mengatakan, selama ini pihaknya cukup kesulitan untuk mencari siapa saja saksi yang perlu mendapat perlindungan lebih. Padahal setiap saksi yang ada pastinya perlu perlindungan lebih. “Selama ini kami selalu jemput bola untuk menawarkan saksi untuk diberi perlindungan,” katanya di kantor LPSK.

Menurut Semendawai, berkaca dari kasus Johanes Marliem, pihaknya berharap KPK bisa merekomendasikan saksi-saksi yang perlu perlindungan khusus. Pasalnya, selama ini KPK tidak merekomendasi Johenes sebagai saksi penting dalam kasus tersebut. “Sebelumnya kami pada Juli kemarin sudah mengajukan, namun karena belum mendapat persetujuan akhirnya perlindungan belum dilakukan,” ungkapnya.

Dari kasus tersebut, lanjut Semendawai, diharapkan menjadi pembelajaran bagi kita semua. Karena selama ini masing-masing berjalan sendiri, meski memang pada 2010 lalu pihaknya melakukan MOU dengan KPK. “Makanya kita juga akan bersurat ke KPK untuk meminta saksi yang rentan untuk diberikan perlindungan. Karena selama ini kita juga kesulitan,” tegasnya.

(ifand/sir)