Wednesday, 23 October 2019

Livi Zheng Garap Dokmenter di Bali

Selasa, 22 Agustus 2017 — 7:21 WIB
Livi Zheng.(ali)

Livi Zheng.(ali)

JAKARTA (Pos Kota) – Livi Zheng, seorang sutradara muda Indonesia kini tengah menggarap film drama semi dokumenter bertitel “Bali: Beats of Paradise” setelah sebelumnya merampungkan film eksyen “Inside”.

Livi memperkenalkan film gresnya yang dibuat bersama kru film dari Amerika Serikat itu selepas memberi sambutan dalam sesi acara “Diaspora Global Summit 2017” yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama beberapa menteri, Senin (21/8) di Jakarta, kemarin.

Selain itu, dia juga tancap gas langsung suting 2 film lagi: “Life is Full of Suprises” dan “Second Chance”, penggabungan pertunjukkan bola api, cambuk api dan pencak silat.

“Jika yang lain memberikan kontribusi berupa materi dan teknologi untuk Indonesia, saya mencoba ikut berkontribusi memperkenalkan dan mempromosikan budaya Indonesia ke dunia internasional lewat media film,” ujar Livi.

“Bali: Beats of Paradise” merupakan film layar lebar bertema gamelan dan serangkaian tarian magis seperti tari Jauk, Barong dan tari Rangda.

Ada juga pengambilan gambar adegan acara Ngaben massal 11 keluarga di Blahbatuh. “Melaksanakan upacara kremasi atau pembakaran jenazah, dimana Ngaben merupakan ritual untuk mengirim arwah jenazah pada kehidupan mendatang,” jelasnya.

Tidak melulu magis, Livi juga menampilkan adegan musik gamelan yang mengiringi pejalan kaki massal di Pantai Lembeng, Gianyar, sebuah tempat wisata yang indah berjuluk Secret Beach oleh peselancar dunia.

Guna mendapatkan visual yang realistis, Livi dan kru menghabiskan waktunya di Canggu, Kuta Utara, tinggal dan menyatu dengan penduduk lokal.

“Saya dan teman-teman menikmati makanan lokal dengan segala karakter masyarakatnya. Ini adalah pengalaman berharga, bisa menikmati sekaligus menjadi bagian dari sisi kehidupan yang dipenuhi budaya dan kesenian Bali,” beber ahli beladiri Wushu ini.

Gamelan sebetulnya bukan hal baru di media film Amerika Serikat. Sebelumnya sudah ada Avatar. “Tapi pendekatan yang saya bikin sangat jauh berbeda,” tegas Livi yang juga menjadi dosen tamu di 20 universitas di dunia, seperti University of Southern California dan New York Films Academy & Communication University of China, dll.

Menurut Livi, film tersebut akan dirilis di Amerika Serikat pada sekitar Mei 2018 mendatang dan akan dilanjutkan pemutarannya di beberapa negara lain. Dia juga bersyukur, karena mantan Konsul Jenderal RI di Los Angeles yang kini menjadi Dubes RI di Korsel, Umar Hadi, bersedia menjadi executive producer film “Bali: Beats of Paradise”. (ali/d)