Monday, 16 December 2019

APBD-Perubahan Depok Rp2,67 Triliun

Jumat, 25 Agustus 2017 — 21:55 WIB
Walikota Depok Muhammad Idris saat sidang Paripuran DPRD setempat dipimpin Ketua DPRD Hendrik T Allo. (anton)

Walikota Depok Muhammad Idris saat sidang Paripuran DPRD setempat dipimpin Ketua DPRD Hendrik T Allo. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD- P) Kota Depok naik sekitar Rp 183. Sebelumnya yang diusulkan sekitar Rp 2,49 triliun, kini menjadi Rp 2,67 triliun.

“Kami memang mengusulkan adanya kenaikan APBD-P dari sebelumnya hanya Rp 2,49 triliun menjadi Rp 2,67 triliun atau naik sekitar 7,38 persen, yakni sekitar  Rp 183 miliar berkaitan adanya kenaikkan pendapatan di sejumlah pos,” kata Walikota Depok Muhammad Idris, di gedung DPRD Depok, Jumat (25/8).

Menurut dia, peningkatan pos pendapatan berasal dari PAD, dana perimbangan dan lainnya.  Untuk peningkatan pos pendapatan lain seperti dana bagi hasil pajak Propinsi Jawa Barat dan dana bantuan keuangan Propinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta memang diusulkan mengalami peningkatan sekitar 9,05 persen menjadi Rp 402 miliar.

“Diharapkan, peningkatan pendapatan tersebut dapat direalisasikan sehingga dapat memenuhi anggaran perubahan yang telah diajukan dalam APBD-P Kota Depok untuk tahun anggaran 2017,” katanya.

Optimalkan Sektor Pajak

Sementara itu, Ketua DPRD Depok, Hendrik T Allo, mengaku adanya kenaiikan pos pendapatan secara keseluruhan dalam APBD P tahun 2017 sebesar Rp 2,67 triliun dari sebelumnya Rp 2,49 triliun.

Dia menegaskan, hal tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan di Kota Depok mendatang. Adanya kenaikkan tersebut diharapkan dapat dioptimalkan dari potensi pajak yang belum tergali dengan baik.

“Kami berharap ini masih bisa ditingkatkan lagi dengan cara melakukan inventarisir wajib pajak yang ada di Kota Depok,” tuturnya

Hendrik  menambahkan invetarisasi tersebut dapat dilakukan melalui data yang telah ada berkaitan dari Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta pajak kendaraan.

“Semua harus serius melaksanakan tugasnya sesuai dengan bagian atau tanggung jawabnya di jajaran Pemkot Depok sehingga dapat mendorong tercapainya peningkatan PAD yang ada,” imbuhnya.

Dia  berharap koordinasi atau kebersamaan yang ada terus ditingkatkan untuk menciptakan keberhasilan pembangunan bagi masyarakat Kota Depok. (anton/win)