Saturday, 14 December 2019

Menlu: Ekonomi Asean di Atas Rata-rata Negara lain

Minggu, 27 Agustus 2017 — 13:08 WIB
Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi. (ikbal)

Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Negara-negara Asia Tenggara yang tergabung dalam Asean disebut Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi memiliki pertumbuhan ekonomi rata-rata di atas ekonomi dunia.

Pasalnya menurut Retno, kerjasama ekonomi antar anggota Asean dinilainya cukup baik yang disokong situasi keamanan Asean yang damai.

Hal ini disampaikannya  dalam perayaan hari jadi Asean ke-50 bertajuk Parade Asean 50 dari Monumen Nasional ke Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (27/8/2017).

“Karena dengn situasi yg damai ini maka anggota negara Asean dapat melakukan pembangunan ekonomi dengan baik. Dan kalau kita lihat dari data statistik, maka pertumbuhan ekonomi Asean di atas rata-rata ekonomi dunia,” kata Retno.

Retno menambahkan, kerjasama antar negara-negara Asean yang lahir di Bangkok, 8 Agustus 1967 dapat mampu menciptakan situasi keamanan dan ekonomi yang stabil.

“Jadi masya Indonesia, dari waktu ke waktu Kita memberikan informasi mengenai apa yang kita lakukan di Asean baik dari segi politik dalam artian capaian Asean yang luar biasa mampu menciptakan kawasan Asia Tenggara sebagai kawasan yang damai dan stabil tapi juga kemanfaatan ekonomi,” tandas Retno.

Asean dibentuk atas prakarsa lima negara yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura dan Filipina. Hingga saat ini, terdapat 11 negara yang tergabung dalan Asean yakni, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam, Myanmar, Vietnam dan Timor Leste.
(ikbal/sir)