Wednesday, 23 October 2019

Gerobak Diangkut Satpol PP, Tukang Ketoprak Ancam Bunuh Diri

Selasa, 29 Agustus 2017 — 18:03 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Tidak terima gerobak miliknya diangkut, pedagang ketoprak di Jalan Asia – Afrika ,Senanyan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mencoba bunuh diri dengan menggunakan pisau yang dibawanya, Selasa (29/8). Beruntung, aksi nekat si kakek dapat dihentikan petugas Satpol PP yang akan menertibkannya.

“Saya ini lebih baik pilih mati ketimbang sama sekali tidak ikhlas melihat gerobak dagangan sendiri diambil sampean-sampean ini,” teriak Husin, 60, kepada petugas Satpol PP sambil menempelkan pisau ke perutnya.

Terus-menerus berteriak akan bunuh diri, Husnin berdalih bahwa gerobak ketoprak miliknya tersebut merupakan satu-satunya lapak mata pencarian untuk menafkahi anak-istrinya. “Jadi dari pada saya mati kelaparan tidak bisa makan, mending bunuh diri saja. Ini silahkan bawa, ayo ambil,” ucapnya.

Menghindari aksi nekat yang akan dilakukan pria gaek tersebut, Satpol PP Jakarta Pusat dengan pimpinan Kasie Penyidikan Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Penindakan, Santoso, akhirnya pun hanya melakukan tindakan persuasif berupa peringatan keras agar tidak kembali berjualan di atas trotoar.

“Penertiban yang kita lakukan ini sendiri bertujuan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagaimana mestinya, terlebih saat ini bertepatan dengan pencanangan Bulan Tertib Trotoar. Dan adanya tindakan persuasive terhadap pedagang, lebih karena untuk menghindari aksi nekat bunuh diri yang akan dilakukan pedagang,” jelas Santoso.

Ditambahkan Santoso, penertiban terhadap pedagang Kaki-5 dan parkir liar tersebut, dilakukan petugas gabungan dari Satpol PP dan Dishub di sepanjang Jalan Pasar Palmerah serta kawasan Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Selain menyita lapak pedagang, petugas pun menjaring angkut puluhan motor yang parkir disembarang tempat. (deny)