Monday, 21 October 2019

Ridho Rhoma Dituntut 2 Tahun, Kuasa Hukum Kecewa

Selasa, 29 Agustus 2017 — 21:19 WIB
Kuasa hukum Ridho Roma

Kuasa hukum Ridho Roma

JAKARTA (Pos Kota) – Kuasa Hukum Ridho Roma mengaku kecewa kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menjatuhkan tuntutan pidana penjara selama dua tahun kepada kliennya .

Ismail, kuasa hukum Ridho mengatakan tuntutan jaksa dinilai tidak tepat. Pasalnya, tidak ada satupun saksi maupun ahli yang dihadirkan dalam persidangan memberikan keterangan yang memberatkan.

Ridho Rhoma tiba di PN Jakbar.(yendhi)

“Kita menilai tuntutan jaksa ini tidak layak karena dari saksi-saksi yang kita dengarkan tidak ada yang memberatkan yang mengetahui saudara Ridho ini menggunakan sabu, Mas Ridho malah yang mengakui sendiri menggunakan itu (sabu-Red),” katanya usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa, (29/8/2017).

Kuasa hukum lainnya, Fahri Ananta, menyebut jika dalam tuntutannya jaksa tidak mempertimbangkan keterangan saksi fakta dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) dan dokter ahli dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yang memberikan keterangan bahwa Ridho disarankan untuk di rehabilitasi.

“Dalam tuntutan tadi yang tidak terlihat adalah penjelasan daripada saksi dari RSKO dan BNN, dari keterangan itu sudah jelas saksi-saksi bahwa sudah sepatutnya saudara Ridho direhab itu tidak tergambar sama sekali dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum,” tukasnya seraya mengaku kecewa.

Seperti diketahui, dengan mempertimbangkan barang bukti, keterangan ahli dan saksi dalam persidangan JPU menuntut putra dari Raja Dangdut Rhoma Irama itu pidana penjara selama dua tahun dikurangi masa tahanan. Selain itu Ridho dibebankan membayar biaya perkara sebanyak Rp5 ribu.

Menurut jaksa, pelantun lagu Dawai Asmara itu terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika untuk diri sendiri dan bersama-sama sebagaimana tertera dalam Pasal 127 ayat 1a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika juncto pasal 55 ayat 1 KUHP.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Ridho bin Haji Roma Irama dengan pidana selama 2 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam masa tahanan,” kata jaksa dalam tuntutannya di Ruang Sidang Kusuma Atmadja PN Jakbar. (Yendhi)