Tuesday, 22 October 2019

Melemahkan Virus Jahat

Rabu, 13 September 2017 — 7:13 WIB
kuat

“BAGAIMANA sih, Saudara dipanggil oleh KPK kok nggak mau datang. Ingat lho, sebagai pejabat seharusnya jadi contoh untuk masyarakat luas. Datang dong kalau dipanggil. Kenapa takut?“ kata seorang yang menelopon Bang Jalil.

“Siapa takut?” saut Bang Jalil, iseng.

“Hemm, kalau begitu ya ayo dong datang ke KPK, supaya semuanya jelas. Soal terlibat atau nggak, salah atau benar, itu urusan nanti. Saudara harus jentelmen. Hemm, kayaknya Bapak masih menunggu KPK lemah atau bubar ya? Nggak bakalan, karena masyarakat sangat mendukung KPK. Lembaga ini harus tetap ada dan kuat. Jadi kalau ada yang berani membubarkan, ya berhadapan dulu dengan rakyat!”

“Setuju saya!” kata Bang Jalil lagi.

“Korupsi itu kejahatan yang luar biasa dan harus diberantas. Harus kita lawan yang namanya korupsi. Jadi jangan coba-coba mau memperlemah KPK, karena kalau lembaga anti rasuah ini diperlemah, apalagi sampai dibubarkan, bisa dibayangkan deh, itu yang namanya koruptor baru bakalan bermunculan. Jadi jangan terbalik, bukan melemahkan KPK, tapi lemahkan virus jahat para koruptor. Iya apa nggak?”

“Lha iya, dong. Wong sekarang ini KPK kuat dan gigih saja banyak pejabat yang koruptor kok? Buktinya masih banyak yang terangkap tangan sedang menerima suap?” kali ini yang bersuara istri Bang Jalil.

“Siap, Bu!” kata Bang Jalil, sambil menyeruput kopi hitam, setengah manis. Maklum sang istri sekarang kalau bikin kopi hanya kasih sedikit gula, karena seumuran Bang Jalil harus mengurangi gula, sebelum tubuhnya muncul ‘pabrik’ gula?

Jadi virus jahatnya memang harus ‘dilemahkan’! -massoes

Terbaru

Satpol PP Kecamatan Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Inbox
	x
Rachmi Siregar
	
Attachments7:39 PM (3 hours ago)
	
	
to harianposkota, me
TAMBORA (Pos Kota) - Jajaran Satpol Pamong Praja (PP) Kecamatan Tambora, Jakarta Barat sejak dua bulan terakhir menggenjot patroli wilayah dengan bersepeda.

"Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakarta Barat, kami mentradisikan bike for work (sepeda untuk bekerja)," kata Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro saat pantauan wilayah bersama tim, Selasa (22/10/2019).

Selain mengoptimalkan monitoring wilayah lanjut Ivand, dengan bersepeda bertujuan memperbaiki kualitas udara di Jakarta. Termasuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang sebagian besar disebabkan dari maraknya penggunaan kendaraan pribadi.

Menurut Ivand, patroli bersepeda dilaksanakan rutin setiap hari kecuali Sabtu. Di mulai dari pukul 08.00-11.00 WIB. Sedangkan, patroli sore mulai pukul 14.00-16.00 WIB. Sementara anggota satpol PP yang berpatroli berjumlah 4-6 personil. 

Patroli bersepeda difokuskan pada sterilisasi pedestrian atau trotoar jalan yang dipakai untuk berdagang. "Target kami adalah sterilisasi trotoar dari pedagang kaki lima, parkir liar, dan penempatan barang dagangan pemilik toko dan ruko," terangnya.

Saat tengah patroli bersepeda di ruas Jalan Tubagus Angke dan Jalan Prof. Latumenten, petugas gabungan satpol PP dan Satpel Sudin Perhubungan Kecamatan Tambora menderek satu mobil yang diparkir di bahu jalan. Serta mencabut pentil satu mobil lainnya, menghalau tujuh pedagang kaki-5 dan memberi sosialisasi kepada pedagang agar tidak berjualan di trotoar. (Rachmi)

Teks foto:
Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro bersama jajaran berpatroli ke wilayah dengan bersepeda. (Rachmi)
Rabu, 23/10/2019 — 2:25 WIB
Satpol PP Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Juru bicara KPK, Febri Diansyah.  (julian)
Selasa, 22/10/2019 — 22:31 WIB
KPK akan Hadapi Gugatan Praperadilan Imam Nahrowi
Arminsyah,  Wakil Jaksa Agung yang ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung.
Selasa, 22/10/2019 — 21:01 WIB
Jokowi Tunjuk Arminsyah Jadi Plt Jaksa Agung