Thursday, 21 November 2019

Indonesia-Singapura Sepakat Tingkatkan Pelatihan Vokasi

Minggu, 17 September 2017 — 14:13 WIB
pertemuan informal antara Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dengan Menteri Tenaga Kerja Singapura Lim Swee Say di Singapura.(Ist)

pertemuan informal antara Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dengan Menteri Tenaga Kerja Singapura Lim Swee Say di Singapura.(Ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Indonesia dan Singapura sepakat meningkatkan kerja sama pendidikan dan pelatihan vokasi untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing SDM  Indonesia dan Singapura.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan informal antara Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dengan Menteri Tenaga Kerja Singapura Lim Swee Say di Singapura, Sabtu (16/9).

“Dalam pertemuan tadi, kita sepakat meningkatkan dan memperluas kerja sama pelatihan vokasi serta terus berupaya memperbaiki kerjasama di sektor-sektor bidang ketenagakerjaan lainnya,” kata Menaker Hanif, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/9).

Dalam pertemuan tersebut Menaker didampingi   Dirjen Binalattas Kemnaker Bambang Satrio Lelono, Dubes RI untuk Singapura I Ngurah Swajaya  anggota Komite Vokasi Nasional.

Menaker Hanif mengatakan selama ini kerjasama di bidang pendidikan  dan pelatihan vokasi telah berjalan lebih baik. Namun dibutuhkan komitmen lebih untuk pengembangannya.

“Perlu diperkuatnya kembali kerja sama pelatihan vokasi  yang sudah dilakukan serta komitmen membantu pembenahan kualitas Balai Latihan Kerja dengan melibatkan Kementerian dan  lembaga terkait lainnya  di Singapura,”kata Hanif

Di bidang pelatihan vokasi, kerja sama yang telah dilakukan antara lain dengan Temasek Foundation Polytechnic Singapore International (SPI), Workforce Singapura dan lembaga lainnya.

Bentuk kerjasamanya antara lain berupa konsep kurikulum dan upskilling instruktur vokasi, perbaikan fasilitas  dan sarana serta prasarana pendukung pelatihan vokasi, pemagangan dan informasi pasar kerja.

“Kita akan undang lembaga-lembaga terkait ke Indonesia  untuk bersama-sama memperbaiki kualitas pelatihan vokasi di balai latihan kerja dan lembaga  pelatihan lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia, ” kata Hanif

Di Indonesia pelaksanaan pelatihan vokasi dilakukan oleh BLK, LPK Swasta, Training Center Industri serta Lembaga pelatihan Kementerian atau Lembaga.

Dalam kesempatan Menaker Hanif pun memberikan apresiasi atas pertemuan Menteri-menteri Tenaga Kerja ASEAN awal September lalu, yang sepakat menempatkan Keselamatan dan Kesehatan (K3) sebagai  bagian integral  dalam pembangunan yang inklusif di kawasan ASEAN.(Tri)

Terbaru

Presiden Jokowi bersama Wapres KH Ma'ruf Amin saat memimpin rapat terbatas mengenai percepatan kemudahan berusaha di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, (21/11).(ist)
Kamis, 21/11/2019 — 15:57 WIB
Peringkat Kemudahan Berusaha di Indonesia Stagnan
Presiden: Solusi Tidak Boleh Sepotong-Sepotong, Kita Sederhanakan