Tuesday, 10 December 2019

Indramayu Kembali Gusur Warem di Jalur Pantura

Minggu, 24 September 2017 — 9:47 WIB
Petugas tengah membongkar warung remang-remang di jalur pantai utara. (taryani)

Petugas tengah membongkar warung remang-remang di jalur pantai utara. (taryani)

INDRAMAYU (Pos Kota) – Tekad Pemkab Indramayu, Jawa Barat berupaya menertibkan keberadaan warung remang-remang (Warem), khususnya di wilayah Indramayu Bagian Barat (Inbar) untuk mengikis Penyakit Masyarakat (Pekat) tampaknya terus dilakukan.

Beberapa waktu lalu, sejumlah warem di Jalur Pantura Blok Ganyong, Legok, Kalianyar Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol dan Kaliayar, Kalimenir Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur dibongkar petugas Satpol PP bersama beberapa instansi lainnya.

Kini giliran warem yang letaknya cukup jauh dari Jalan Pantura, tepatnya di Blok Cetol, Desa Drunten Kulon, Kecamatan Gabuswetan, beberapa hari lalu digusur Satpol PP bersama petugas lainnya. Aksi pembongkaran warem tersebut berjalan sukses. Tidak ada perlawanan dari pemilik warem, karena sebelum pembongkaran bangunan itu pemilik warem sudah diberi surat pemberitahuan atau surat peringatan dari dinas terkait.

Menurut seorang warga, Atyo, 51 menyatakan berterimakasih kepada Pemkab Indramayu karena selama ini kegiatan maksiat di Kabupaten Indramayu dinilai sudah memprihatinkan.“Untuk kegiatan pemberantasan maksiat itu kami sangat mendukung. Namun pembongkaran itu hendaknya jangan sampai ada kesan tebang pilih. Kalau mau diberantas ya harus diberantas semuanya,” ungkapnya.

Warga mendukung pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah hukum Kabupaten Indramayu. Dengan menutup semua kegiatan warem diharapkan kegiatan maksiat dapat ditekan lebih kecil lagi.
(taryani/sir)