Sunday, 15 December 2019

Argo: Oknum Polisi EDN yang Diduga Terlibat Narkoba Kena Pidana Umum

Sabtu, 30 September 2017 — 17:51 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (yendhi)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) –  Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan oknum satuan Lalu Lintas EDN berpangkat Bripka yang terlibat penyalahgunaan narkotika menjalani pemeriksaan Ditres Narkoba Polda Metro Jaya

Menurut Argo, terhadap oknum tersebut dikenakan sanksi tindak pidana umum dengan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Yang satu diserahkan Reserse Narkoba. Itu sama dengan penyidikan umum (sanksi),” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu, (30/9/2017).

Sementara dua oknum lain yakni Aipda DK dan Briptu CN dikembalikan ke masing-masing pimpinannya untuk diberi pembinaan karena hanya positif menggunakan narkotika dan tidak ditemukan barang bukti.

“Jadi untuk dua orang tadi kan positif nggak ada BB nya, diserahkan kepada Ankum (atasan yang berhak memberi hukuman) masing-masing,” tuturnya.

Dijelaskan Argo, DK dan CN ditangkap anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Jumat, (29/9), disebuah restoran di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, terkait dugaan penyalahgunaan narkotika, saat di tes urine keduanya positif mengkonsumsi narkoba.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi kembali menangkap EDN di rumahnya di daerah Cililitan, Jakarta Timur, dan menemukan barang bukti berupa sabu 33 gram. Saat dikembangkan ke suatu rumah kos dikawasan Gandaria, Cilandak, Jakarta Selatan, kembali ditemukan sabu seberat 40 gram.

“Jadi kemarin ditemukan ada dua orang anggota di salah satu kafe, dia di tes dan positif, kemudian setelah dilakukan pengembangan ditemukan lagi anggota lagi didalam tempat tinggal nya ditemukan narkotika jenis sabu,” jelas Argo.

Meskipun begitu, mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur tersebut mengatakan bahwa penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya masih melakukan pemeriksaan. Sehingga belum diketahui apakah EDN terlibat sebagai pengedar atau tidak. “Makanya sedang kita dalami dia dapat dimana apakah menjual juga, kan gitu,” pungkas Argo. (Yendhi/win)