Thursday, 05 December 2019

Tiga Kasus Perampokan Nasabah Bank di Jaktim Ini Belum Terungkap

Senin, 2 Oktober 2017 — 21:01 WIB
Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono

Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono

JAKARTA (Pos Kota) – Sepanjang 2017, sebanyak tiga kasus perampokan nasabah bank terjadi di wilayah Jakarta Timur. Namun, dari semua kasus yang terjadi, tak satupun kasus perampokan ini yang dapat diungkap, sehingga pelaku masih berkeliaran dan menyasar korban lainnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Pos Kota, kasus perampokan nasabah bank ini terjadi di dua tiga lokasi berbeda. Mulai dari kawasan Ciracas, Cakung dan di Pulogadung. Total uang yang dibawa kabur perampok dari tiga kasus yang terjadi itu mencapai Rp283 juta.

Untuk kasus pertama terjadi di Jalan Raya Pulo Lentut, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (28/4) lalu. Kala itu pelaku merampok karyawan Pos Kota yang membawa uang sebesar Rp108 juta untuk membayar gaji.

Dua orang korban Wawan, 44 dan Umi, 44, dibacok pelaku setelah sebelumnya memepet korban. Lengan korban disabet senjata tajam pelaku yang diduga sudah mengikuti korban ketika keluar dari bank di kawasan Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur.

Kasus kedua,  menimpa seorang nasabah Bank BCA, Otto Kalvin di kawasan Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, (16/3) lalu. Uang sebesar Rp150 juta yang baru diambilnya dirampok pelaku yang diketahui berjumlah dua orang.

Atas kejadian itu, Otto mengalami luka bacok di bagian tangan yang kala itu berupaya melindungi uang Rp150 juta yang dipegangnya. Dalam melancarkan aksinya para pelaku itu menjambret korban dan langsung kabur menggunakan sepeda motor.

Ketiga atau terakhir, kasus perampokan nasabah bank yang baru-baru ini terjadi di di Jalan Raya Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jumat (22/9) pagi, lalu. Gayuh Datu, 22, yang menjadi korban perampokan. Karyawan perusahaan percetakan ini mengalami luka tembak dibagian pinggangnya.

Uang sebesar Rp25 juta yang baru diambilnya dari bank Mandiri dibawa kabur pelaku yang menggunakan dua sepeda motor. Sementara korban dirawat di RS Polri Kramatjati, untuk mengobati luka tembak yang dideritanya.

Terkait rentetan kasus tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, sejauh ini penyelidikan sudah dilakukan petugas.

“Kita juga mencocokan semua identitas para pelaku yang selama ini terlibat perampokan. Sehingga bila nanti ada kejadian lagi, bisa diketahui identitasnya dan langsung menangkapnya,” ungkap Argo. (Ifand/win)