Wednesday, 20 November 2019

Meninggal Kecelakaan Kerja

Ahli Waris Terima Santunan Rp1,48 Miliar dari BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 10 Oktober 2017 — 9:26 WIB
santunanbpjs

JAKARTA (Pos Kota) – Mendapat serangan jantung dan meninggal dunia  usai perjalanan dinas, keluarga almarhum Hari Budi Sindunata mendapat santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kelapa Gading senilai Rp1,48 Miliar.

Penyerahan santunan diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Endro Sucahyono, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, Pepen S. Almas kepada  ahli waris Chrisna Hermawati Hiang, istri almarhum Hari yang didampingi oleh Presiden Direktur PT. Indomarco Adi Prima, Joenanto Soejonopoetro.

Mendiang sehari-hari menjabat  sebagai Program Group Manager PT. Indomarco Adi Prima (Group Indofood). Hari meninggal dunia ketika tiba di Bandara Soekarno Hatta usai dinas ke Pekanbaru Riau karena karena serangan jantung.

Hari Budi meninggalkan seorang istri dan dua anak yang duduk di bangku kuliah. Karena mendiang tercatat aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka ahli waris berhak mendapatkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), santunan berkala, dan beasiswa, dengan total sekitar Rp 1,48 miliar. Ditambah lagi Jaminan Pensiun (JP) Rp 571 ribu per bulan.

“Kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi  proses klaim yang cepat dari BPJS Ketenagakerjaan atas karyawan kami yang bernama Bapak Hari Budi, sehingga ahli warisnya cepat mendapat santunan. Ketika karyawan kami mengalami kecelakaan kerja, seluruhnya dicover oleh BPJS Ketenagakerjaan dan seluruhnya dilayani dengan baik,” ungkap Presiden Direktur PT. Indomarco Adi Prima, Joedianto Soejonopoetro.

Sementara itu Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Endro Sucahyono, yang didampingi oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, Pepen S. Almas, juga berterima kasih kepada  PT Indomarco yang melindungi seluruh karyawannya dengan menjadi perusahaan yang tertib dan mengikuti  seluruh program BPJS Ketenagakerjaan.

“Indomarco dan seluruh grup Indofood memiliki kategori bagus, tertib administrasi, serta melaporkan upah yang sesungguhnya. Santunan ini memang sudah menjadi hak ahli waris sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu  mendapatkan santunan JHT, JKK, JP dan beasiswa bagi Putra dan putri alm”, ujar Endro.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, Pepen S. Almas, mengatakan BPJS Ketengakerjaan senantiasa meningkatkan manfaat untuk peserta. Baik itu manfaat yang bisa diterima peserta maupun ahli waris.

”Termasuk manfaat beasiswa sebesar Rp 12 juta. Manfaat ini belum ada pada era PT Jamsostek. Ke depan manfaat beasiswa ini akan ditingkatkan lagi mulai anak sekolah di SD sampai tamat perguruan tinggi. Ini masih dalam proses pengkajian,” ujarnya.(Rilis/Tri)