Sunday, 15 December 2019

Ada Tetangga Pisah Ranjang Malah Manfaatkan Istrinya

Senin, 16 Oktober 2017 — 5:24 WIB
bac

JUJUR saja, Matonda, 40, sudah lama ngincer Benita, 36, tetangga sendiri. Karena ada suami, itu hanya jadi wacana belaka. Tiba-tiba ada berita, Benita pisah ranjang dengan suaminya, Hasmanan, 38. Langsung saja disatroni. Tapi sial, pas asyik beradegan ranjang ketahuan suami. Matonda dibacok sampai kritis.

Lelaki itu kadang seperti kucing. Meski di rumah sudah ada ikan cuwik, begitu lihat dendeng nganggur mau digondol juga. Padahal meski kelihatan nganggur itu dendeng, secara deyure masih milik orang. Maka terjadilah keributan. Bisa saling bacok, bahkan banyak pula yang sampai berkorban nyawa, hanya karena urusan selangkangan.

Matonda warga Aek Badak, Sayurmatinggi, Tapsel, sebetulnya sudah lama jatuh hati pada Benita, tetangga sendiri. Perempuan itu di matanya sangat cantik, jauh lebih cantik dari istri sendiri. Jika ada cacat pada Benita, hanya satu: kenapa perempuan itu sudah punya suami. “Coba kalau belum punya suami, pasti jadi milik gua,” kata Matonda sangat jumawa.

Sekedar menghibur diri sekaligus pemuas dahaga asmara, Matonda hanya suka mencuri-curi pandang ketika Benita belanja ke warung. Lenggang-lenggoknya perempuan itu membuat pikiran Matonda jadi ngeres melulu, membayangkan bagaimana serunya beranjang ria bersama bini Hasmanan itu.

Sejak dua bulan lalu ada kabar bahwa hubungan Benita dengan suami sedang bermasalah, bahkan mereka sudah mengurus perceraian. Kini meski serumah suami istri ini sudah pisah ranjang. Ibarat Korut – AS, keduanya harus menahan diri jangan sampai melepaskan rudal masing-masing.

Sesungguhnya ini musibah rumahtangga. Tapi bagi Matonda, justru itu sebuah peluang emas yang tak boleh dilewatkan. Diam-diam dia mulai menyusun kekuatan, bagaimana caranya mendekati Benita. “Awalnya bergaul bisa saja Bleh, baru nanti ente gauli.” Kata setan memberi juklak.

Di kala suami Benita tak di rumah, dia mencoba main ke rumahnya. Ngobrol ngalor ngidul. Ternyata istri Hasmanan ini memang enak diajak ngobrol. Maka sampailah kemudian Matonda pada kesimpulan. “Kalau saya serius, hanya satu putaran pasti kena.” Kata Matonda dalam hati.

Dan ternyata benar, hanya 2-3 kali lobi-lobi, Benita sudah bertekuk lutut dan berbuka paha. Sejak saat itu, asal ada peluang Benita-Matonda berbagi cinta. Si wanita sendiri sebetulnya sangat mendambakan kehangatan malam itu, tapi dia kadung sebel dengan suami. Jadi selama ada kehangatan cadangan, lupakan saja Hasmanan yang sebentar lagi bakal jadi duda, seperti dirinya menjadi janda pula.

Beberapa malam lalu kembali Matonda – Benita menggapai kehangatan malam. Tapi sial, ketika keduanya sedang nanggung, eh….suami pulang. Langsung saja Matonda yang sedang berimprovisasi di atas ranjang, langsung dibacok hingga mandi darah. Ketika Matonda dilarikan ke Rumah Sakit, Hasmanan melarikan diri. Tapi hanya sebentar sudah tertangkap dan dinyatakan tersangka.

Mau gugat peraperadilan macam Ketua DPR nggak? (JPNN/Gunarso TS)

Terbaru

Menteri Kelautan dan perikanan menyerahkan penghargaan pada  para pemenang kegiatan Hari Ikan Nasional ke-6 tahun 2019.(ist)
Minggu, 15/12/2019 — 11:33 WIB
Lewat Kampanye Gemar Makan Ikan
Menteri KKP Ajak Ibu-Ibu PKK Berperan dalam Pemberantasan Stunting
Dirut BPJAMSOSTEK Agus Susanto didampingi PPS Deputi Direktur Bidang HUmas dan Antar Lembaga M. Erfan.(tri)
Minggu, 15/12/2019 — 10:55 WIB
Disalurkan Melalui Baznas
Dana Registrasi Relay Marathon BPJAMSOSTEK untuk Melindungi Pekerja Rentan