Monday, 14 October 2019

Sandi Minta Anggota DPRD Kembalikan Mobil Dinas

Rabu, 1 November 2017 — 15:41 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (ikbal)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengingatkan para anggota dewan agar segera menyerahkan mobil dinasnya ke Pemprov DKI. Pasalnya, kalau kendaraan tersebut tidak segera diserahkan, justru akan rusak lantaran tidak dipakai dan dirawat.

“Kalau mobil gak dipakai dan gak dirawat, biasanya cepat rusak. Jadi lebih baik segera diserahkan melalui Sekretaris DPRD karena itu kan aset pemerintah yang dibeli dari uang rakyat,” ujar Sandi di Balaikota, Rabu (1/11/2017).

Dari 101 mobil dinas anggota dewan hingga saat ini baru 16 unit yang sudah diserahkan. Sedangkan 86 lainnya masih dikuasai anggota dewan.

“Saya minta BPAD untuk berkordinasi dengan Sekretaris DPRD soal penarikan mobil dinas,” kata Sandi. Sebab berdasarkan aturan mobil tersebut sudah diserahkan selambatnya 27 September atau sejak ditetapkannya Perda tentang Hak Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD DKI Jakarta.

Sejak disahkan perda tersebut, anggota dewan tidak punya hak lagi untuk menggunakan mobil dinas, karena masing-masing sudah mendapatkan tunjangan transportasi yang jumlahnya menggiurkan. Mobil sedan Toyota Altis yang baru berusia dua tahun, wajib dikembalikan ke Pemprov, karena dewan kini telah mendapatkan tunjangan transportasi masing-masing Rp 21,5 juta/bulan.

Hal ini berlaku bagi bagi seluruh anggota dewan yang berjumlah 101 orang. Sedangkan lima pimpinan dewan tetap menggunakan mobil dinas Toyota Camry.

Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) Achmad Firdaus menyatakan pihaknya saat ini baru menerima penyerahan 16 unit mobil. “Untuk sementara, mobil tersebut disimpan di kawasan Pulomas. Saya masih menunggu pihak Sekretariat DPRD untuk proaktif menarik mobil yang masih berada di tangan dewan,” ujarnya.

(joko/sir)