Wednesday, 13 November 2019

Temu Dirlantas-Anies

Waduh! 10 Proyek di DKI Belum Punya Amdal Bikin Macet

Kamis, 2 November 2017 — 13:59 WIB
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan imbas pengerjaan proyek pembangunan 'flyover' di Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta.(toga/dok)

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan imbas pengerjaan proyek pembangunan 'flyover' di Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta.(toga/dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menyebut ada lima hal yang ia bahas dalam kunjungannya ke Balaikota DKI Jakarta bertemu dengan Gubernur Anies Rasyid Baswedan, Rabu, (1/11/2017) kemarin.

Salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan tersebut mengenai dampak pembangunan infrastruktur dibeberapa titik ruas jalan Ibu Kota yang menyebabkan permasalahan lalu lintas mulai dari kemacetan hingga pelanggaran lalu lintas.

Hal itu, dijelaskan Halim, karena surat Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau AMDAL belum keluar namun Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah dikeluarkan.

“Kami sampaikan bahwa ada beberapa tempat yang pembangunan sudah dilaksanakan tapi Amdal-nya belum ada, tapi IMB keluar Amdal belum,” kata Halim di Mapolda Metro Jaya, Kamis, (2/11/2017).

Menurut Halim, ada 10 titik pembangunan infrastruktur yang saat ini telah mulai melakukan pengerjaan karena IMB sudah keluar namun belum dilengkapi dengan Amdal.

“Dampaknya tiga permasalahan lalulintas pertama kemacetan, kecelakan, dan pelanggaran lalu lintas,” kata dia.

10 lokasi pembangunan yang belum menyertakan Amdal namun telah memiliki IMB yakni:

1. Layang Cipinang Lontar
2. ‎Layang Bintaro
3. ‎Layang Pancoran
4. ‎Underpass Matraman
5. ‎Underpass Mampang
6. ‎Underpass Kartini Lebak Bulus
7. ‎Simpang Susun Tol Antasari
8. ‎LRT Cawang-Duku Atas
9. ‎LRT Rawamangun-Kalapa Gading
10. ‎MRT Lebak Bulus-Hotel Indonesia (HI).

Halim berharap pembangunan infrastruktur di Ibu Kota seharusnya lebih dulu menyelesaikan masalah Amdal sebelum memulai pengerjaan, karena akan berdampak pada pergerakan arus lalu lintas disekitar lokasi pembangunan.

(yendhi/sir)