Tuesday, 19 November 2019

Kualifikasi Piala Asia U-19,

Indonesia Waspadai Kecepatan Pemain Korsel

Sabtu, 4 November 2017 — 5:41 WIB
Rachmat Irianto (insagram)

Rachmat Irianto (insagram)

KOREA -Bek tengah Timnas U-19, Rachmat Irianto, mengaku fokus mewaspadai pemain-pemain Korea Selatan U-19 yang memiliki keunggulan dalam hal postur tubuh dan kecepatan saat kedua tim bertemu di laga Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 di Paju Stadium, Korea Selatan, Sabtu (4/11).

Laga antara Timnas Indonesia U-19 kontra Korea Selatan menjadi laga yang sangat menarik mengingat kemenangan-kemenangan yang sudah diraih kedua tim dalam laga sebelumnya.

Timnas Indonesia U-19, yang sudah dua kali bermain menang telak 5-0 dalam dua laga kontra Brunei Darussalam dan Timor Leste, sudah mengemas 10 gol tanpa kebobolan hingga kini. Sementara itu, Korea Selatan yang baru satu kali bermain mencetak kemenangan 11-0 atas Brunei.

TAK MAU FIKIRKAN

Hasil yang diraih kedua tim membuat bek sekaligus kapten Timnas Indonesia U-19, Rachmat Irianto, tak ingin lagi memikirkan hasil dua laga sebelumnya. Menurutnya, tim Garuda Nusantara wajib fokus untuk menghadapi Korea Selatan yang memiliki sejumlah keunggulan, termasuk postur tubuh dan kecepatan yang sama-sama tinggi.

“Kami sudah melupakan hasil dua pertandingan kemarin. Jadi saatnya sekarang fokus serta berkonsentrasi menghadapi Korea Selatan. Kami waspada karena mereka cerdik dalam organisasi bermain serta beberapa pemain memiliki postur tubuh yang tinggi dan kecepatan yang bagus,” ujar Rian yang berstatus sebagai kapten Timnas Indonesia U-19.

Meski mengakui keunggulan Tim Negeri Gingseng Muda, Rian menegaskan pemain-pemain Timnas Indonesia U-19 sudah dalam kondisi siap untuk memberikan perlawanan yang keras menghadapi sang tuan rumah. Strategi dan taktik dari Indra Sjafri pun sudah dipahami oleh para pemain untuk mengincar kemenangan ketiga.

“Saya dan teman-teman bertekad berjuang keras serta tidak gentar menghadapi Korea Selatan. Kami ingin meraih kemenangan dalam laga ini. Tim pelatih sudah memberikan formula kepada kami mengenai bagaimana strategi dan taktik menghadapi Korea Selatan,” tegas pemain yang juga putra dari legenda Persebaya Surabaya, Sugiantoro, itu.(john/bu)