Friday, 15 November 2019

Rumah Sakit Tolak Peserta BPJS, Ketua DPRD Kota Depok Murka

Jumat, 10 November 2017 — 11:07 WIB
Ketua DPRD Kota Depok Hendrik T Allo. (anton)

Ketua DPRD Kota Depok Hendrik T Allo. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Keluhan berkaitan masih adanya rumah sakit yang menolak maupun menelantarkan pasien atau warga pemegang BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) saat ingin berobat membuat Ketua DPRD Kota Depok Hendrik T Allo murka dan mendesak izin operasionalnya dicabut.

“Saya akan panggil rumah sakit yang bersangkutan untuk menejlaskan permasalahan dan informasi tersebut karena ini sudah keterlaluan dan tidak boleh terjadi,” tegas Ketua DPRD Hendrik T Allo, Jumat (10/11/2017) berkaitan informasi di media sosial rumah sakit swasta di Sawangan menelantarkan atau menolak pasien BPJS beberapa hari lalu.

Semua rumah sakit sudah diberikan surat edaran dan imbauan agar memberikan pelayanan terbaik untuk pasien terlebih pemengang BPJS dan masalah kesehatan merupakan hak dasar masyarakat serta harus dilindungi. Ini sudah beberapa kali saya mendengar tentunya secepatnya akan dipanggil pengelola RS tersebut.

Menurut dia, yang jelas sama sekali tidak boleh menolak pasien BPJS dan bila memang terbukti tentunya akan diberikan sanksi tegas bahkan kalau perlu izin operasional dicabut. “Lihat saja dari Fraksi PDIP akan memanggil pihak rumah sakit tersebut secepatnya,” tuturnya.
Sebelumnya, dimedia sosial tersebar tayangan video di rumah sakit Permata yang menolak keluarga pasien ingin berobat di lokasi rumah sakit di Jl. Raya Muhtar, Sawangan petugas rumah sakit maupun perawat mengatakan kalau tidak ada kamar bagi pasien yang ingin berobat. Namun di video tersebut terlihat sejumlah kamar atau ruang perawatan lengkap dengan kasur namun sepi tanpa pasien yang dirawat.

Pemilik akun dalam video tersebut kontan menanyakan masalah kosongnya sejumlah ruang rawat ke petugas. “Coba sekarang kalau mbak-mbak ada di posisi saya dan ditolak keluarganya berobat. Bagaimana persasaannya jangan karena pasien BPJS kalian tidak mau terima pasien,” tuturnya keluarga pasien tersebut.
(anton/sir)