Thursday, 21 November 2019

Yusril Yakin PBB Lolos Ikut Pemilu 2019

Kamis, 16 November 2017 — 6:21 WIB
Yusril Ihza Mahendra. (ist)

Yusril Ihza Mahendra. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi salah satu dari sembilan partai politik yang gugatannya terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dikabulkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra merasa keputusan tersebut pantas diberikan untuk partainya.

Yusril mengaku senang seluruh laporan yang disampaikan oleh PBB diterima oleh Bawaslu. Kemudian, Bawaslu menyatakan dokumen yang diserahkan oleh PBB sudah lengkap dan tidak ada satupun yang kurang.

“Hanya saja kami akui bahwa PBB belum menginput data itu ke dalam SIPOL (Sistem Informasi Partai Politik),” ujar Yusril, selepas sidang putusan atas laporan 10 parpol terhadap dugaan pelanggaran administrasi oleh KPU, di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017) malam.

Namun, akhirnya, Bawaslu mengakui bahwa SIPOL itu banyak masalah dan Bawaslu jelas mengatakan bahwa SIPOL sebenarnya tidak dapat dijadikan sebagai satu syarat bagi parpol untuk ikut dalam Pemilu. “Melainkan SIPOL itu hanyalah alat bantu untuk efektivitas administrasi pendaftaran Pemilu,” kata Yusril.

Dalam putusannya, Bawaslu memerintahkan kepada KPU untuk dalam waktu tiga hari sejak dibacakannya keputusan pada Rabu (15/11/2017) sore untuk mengecek atau meneliti ulang seluruh dokumen yang sudah diserahkan oleh PBB secara fisik. “Hal itu untuk diputuskan apakah dokumen itu sudah memenuhi syarat pendaftaran atau tidak.”

Pakar hukum tata negara ini pun mengklaim partainya paling lengkap dalam mengumpulkan dokumen ke KPU ketimbang sembilan partai lainnya. “Dengan demikian ya kita tunggu saja KPU melaksanakan keputusan ini dalam waktu 3 hari. Dan bagi kami tidak ada persoalan apapun,” ucapnya.

Karena itu, ia pun yakin dokumen yang sudah diserahkan partainya kepada KPU RI dapat lolos verivikasi. Sehingga partainya dapat mengikuti Pemilu 2019.

“Saya yakin bahwa PBB sejak awal sudah lengkap. Dan saya kira dibandingkan semua partai yang membawa masalah ke Bawaslu ini dokumen PBB itu paling lengkap,” imbuhnya.

“Jadi dengan demikian ya kita tunggu saja KPU melaksanakan keputusan ini dalam waktu tiga hari. Kami sangat yakin seyakin-yakinnya bahwa dokumen itu memang sudah lengkap dan harus disahkan,” tuntasnya. (julian)