Saturday, 19 October 2019

Disebut Ombudsman Terima Pungli, Ratusan Satpol PP Jakarta Timur Diperiksa

Rabu, 29 November 2017 — 22:02 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Dugaan pungutan liar (pungli) yang disampaikan Ombudsman terhadap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) langsung ditindaklanjuti setiap wilayah. Seperti di Jakarta Timur, menyebut dugaan pungli tidak terbukti setelah petugas hingga pedagang diperiksa.

Kasatpol PP Jakarta Timur, Hartono Abdullah mengatakan, mendapat laporan itu, pihaknya langsung melakukan pemeriksan dan penyelidikan. “Semua anggota satpol PP dari Kelurahan Bali Mester, Rawa Bunga, hingga Kecamatan Jatinegara, sudah kami panggil untuk diperiksa,” katanya, Rabu (29/11).

Dikatakan Hartono, dengan dipanggilnya seluruh anggota, petugas satpol PP itu pun langsung diminta membuat pernyataan. Disamping itu, petugas internal pun juga bekerja untuk mengorek informasi di lapangan akan laporan pungli yang dilaporkan di depan Stasiun Jatinegara. “Kami bersyukur dari penyelidikan dan pemeriksaan anggota, tak ditemukan laporan dugaan pungli yang selama ini dilaporkan ombudsman,” ujarnya.

Untuk mencegah pungli itu berkembang kesemua wilayah, kata Hartono, pihaknya pun bergerak cepat. Seluruh anggotanya yang tersebar di 65 kelurahan dan 10 kecamatan serta Pemkot Jakarta Timur, diwajibkan membuat fakta integritas. “Kalau nantinya ada yang terlibat, sangsi tegas akan kami berikan terhadap anggota yang nakal,” ungkap Hartono.

Di Jakarta Timur sendiri, kata Hartono, terdapat 1043 anggota yang 323 diantaranya merupakan pegawai tidak tetap (PTT). Dari semua jumlah itu, pihaknya akan terus mengawasi seluruh anggota. “Kalau ada PNS yang terlibat pungli, akan langsung kami tindak dengan sangsi paling berat pemecatan. Kalau yang PTT akan kita putus kontraknya,” tegas Hartono.

Sebelumnya diberitakan, Ombudsman melaporkan temuan pungli yang dilakukan petugas satpol PP dari beberapa wilayah. Ada enam titik yang dilaporkan terjadi aksi pungli yang dilakukan selama ini. Diantaranya sekitar stasiun Jatinegara, Stasiun Manggarai, Pasar Tanah Abang, Stasiun Tebet, Setia Budi, dan Mal Ambassador. (Ifand/M14)