Monday, 14 October 2019

Galang Dukungan Menjadi Anggota IMO Council, Indonesia-Fiji Akan Pertemuan Bilateral

Kamis, 30 November 2017 — 16:10 WIB
Delegasi Indonesia dan Fiji dalam pertemuan bilateral di London, Inggris.

Delegasi Indonesia dan Fiji dalam pertemuan bilateral di London, Inggris.

LONDON (Pos Kota) – Dalam rangka memuluskan langkah untuk kembali menjadi anggota dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C Periode 2018-2019, Delegasi Indonesia melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka menggalangan dukungan suara dari negara anggota IMO.

Salah satunya dengan mengadakan pertemuan bilateral dengan negara Fiji. Pertemuan bilateral dengan Fiji dilaksanakan disela-sela pertemuan IMO Assembly di gedung Albert Embankment, Lambert London, Rabu (29/11/2017) 12.15 waktu setempat.

Delegasi Indonesia dalam pertemuan tersebut dipimpin oleh Staf khusus Menteri Perhubungan Bidang Hubungan Internasional, I Dewa Made J. Sastrawan yang didampingi oleh Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro dan Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo serta staf kementerian luar negeri Indonesia. Delegasi Fiji dipimpin oleh Assistant Minister for Infrastructures and transport, Mr. Vijay Nath berdiskusi tentang komitmen-komitmen kedua negara untuk dapat meningkatkan hubungan kerjasama di bidang infrastruktur dan transportasi laut.

Menggalang dukungan Status keanggotaan IMO Council kategori C memiliki makna yang sangat penting bagi pemerintah Indonesia, selain Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar dengan 17.504 pulau dengan wilayah laut lebih dari 2/3 dari luas keseluruhan negara Indonesia. Lautan yang sangat luas menjadikan perairan Indonesia menjadi jalur perlintasan pelayaran internasional kapal-kapal besar yang akan berlayar dari Samudera Pasifik ke Samudera Hindia dan sebaliknya, IMO merupakan induk organisasi pelayaran internasional yang mengeluarkan regulasi internasional tentang pelayaran untuk dapat menjamin keselamatan pelayaran internasional serta mendukung kebijakan pemerintah menjadikan Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Diharapkan Indonesia dapat berpartisipasi secara aktif di panggung internasional tersebut, sehingga melalui IMO Indonesia dapat menunjukkan keberhasilan dan pembaharuan manajemen pemerintah Indonesia di bidang pelayaran. Nilai strategis menjadi anggota IMO Council, Indonesia memiliki posisi tawar dan peran yang cukup strategis dalam berbagai bidang di dibidang trasportasi laut internasional yang secara otomatis akan berpengaruh terhadap kebijakan maritim nasional.

Hubungan bilateral Indonesia – Fiji sudah terjalin sejak lama, kerjasama bilateral telah dilaksanakan antara kedua negara di bidang pertanian, pertahanan, infrastruktur, transportsasi, pertukaran informasi, intelijen maupun penanganan bencana. Pemerintah Indonesia, pada tahun 2016 topan Winston menghantam Kepulauan Fiji di Pasifik, yang mana sejumlah wilayah di Fiji porak poranda, ribuan masyarakat menjadi pengungsi dan rumah-rumah hancur, termasuk sekolah serta tempat ibadah. Pemerintah Indonesia saat itu mengirimkan pasukan TNI untuk membantu, salah satunya dengan melakukan rehabilitasi bangunan yang rusak pasca topan.

“Tanggal 4 Mei 2016 lalu, TNI menyiapkan pasukan satgas Fiji Batalyon Zipur 9/Lang-Lang Bhuwana Kostrad yang akan melaksanakan tugas Operasi rehabilitasi/rekontruksi QVS (Queen Victory School) negara Republik Fiji yang terkena dampak angin topan Winston di Lapangan Yonzipur 9/LLB Kostrad, Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat” kenang Kapushidrosal yang saat itu menjabat sebagai waasops Panglima TNI memimpin langsung apel kesiapan pemberangkatan pasukan tersebut. (rilis/sir)