Tuesday, 10 December 2019

Soal Penolakan Ustad Abdul Somad, Ini Tanggapan Anggota DPD Bali

Sabtu, 9 Desember 2017 — 14:10 WIB
Arya Wedakarna

Arya Wedakarna

JAKARTA – Penolakan sekelompok orang terhadap dakwah Ustad Abdul Somad di Bali, mendapat reaksi dari masyarakat luas. Menanggapi hal ini, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bali, Arya Wedakarna memberi penjelasan sebagai berikut.

Berikut kutipan lengkapnya dari akun atasnama @dr.aryaerdakrna, sebagai berikut:

“Saudara sebangsa dan setanah air, kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait baik dengan rencana kedatangan salah seorang tokoh agama ke Bali. Kami ingin meluruskan bahwa masyarakat Bali sama sekali TIDAK PERNAH menolak kegiatan agama apapun termasuk kegiatan dakwah dimasjid masjid, namun masyarakat Bali yg mayoritas beragama Hindu juga memiliki pendapat yang harus diperhatikan oleh semua pihak baik pemerintah, aparat keamanan dan juga tokoh agama.

Dari pengamatan di media sosial, kami turut mengapresiasi usaha dari Bapak I Gusti Ngurah Harta (Pinisepuh Perguruan Sandhi Murti) yang sudah menemui tokoh Islam (terlampir caption) dengan permintaan untuk mendatangkan tokoh pendakwah yang lain dengan sejumlah alasan dan pertimbangan. Semoga aspirasi masyarakat Bali yg disampaikan melalui organisasi di Bali termasuk kepada kami agar dipertimbangkan demi stabilitas Bali.

Perlu kami tegaskan bahwa Bali sebagai bagian NKRI tentu sangat terbuka dengan kegiatan keumatan dengan asas toleransi dua arah, nasionalisme dan pluralisme. Namun Demikian informasi tambahan dan klarifikasi untuk mendukung terciptanya Bali Shanti. Terimakasih.

(Baca:  MUI Sesalkan Sekelompok Orang Tolak Ustad Abdul Somad Dakwah di Bali)

(sir)