Wednesday, 13 November 2019

Satpol PP di Jakut Berubah Tugas Jadi Penjaga Rumah Pompa

Kamis, 14 Desember 2017 — 21:47 WIB
rumah-pompa

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 142 anggota Satpol PP Jakarta Utara dikerahkan untuk melakukan penjagaan 34 Rumah Pompa yang tersebar di enam kecamatan di wilayah Jakarta Utara. Ini untuk mempercepat tindakan apabila sewaktu-waktu terjadi banjir baik pada saat hujan maupun air pasang.

Kasatpol PP Jakarta Utara, Rony Jarpiko mengakui pihaknya agar segera membuat jadwal piket. Nantinya anggota tersebut akan disebar di rumah pompa yang ada di wilayah Jakarta Utara.

“Ke depan rumah pompa akan dijaga oleh Satpol PP, ini kami lakukan apabila ada banjir saat hujan deras maupun air pasang akan dapat segara diatasi. Nanti jangan sampai  gara-gara rumah pompa dan pintu air, terjadi genangan atau banjir, ” kata Rony Jarpiko, Kamis (13/12).

Dikatakannya, ini perlu dilakukan karena sebelumnya ada pengalaman saat air laut pasang, pintu air tidak ada yang menutupnya. Maka dari itu perlu adanya anggota Satpol PP ikut bersama petugas menjaganya.

Menurutnya petugas yang dikerahkan untuk menjaga pompa air ada sekitar 142 personil. Para petugas ini akan menjaga 34 rumah pompa yang ada di 6 kecamatan  secara bergilir akan berjaga selama 24 jam.

“Nantinya masing- masing rumah pompa dijaga empat personil. Kecuali Rumah Pompa Waduk Pluit, Ancol dan Tanjung Priok dijaga enam personil karena dianggap rawan,”tambahnya.

Sementara Kasudin Sumber Daya Air Jakarta Utara, Santo menambahkan, memang kehadiran Satpol PP sangat membantu untuk pengamanan. Di Rumah Pompa Tanjung Priok, penjaganya pernah disatroni perampok sekitar sebulan lalu. Beruntung penjaga rumah pompa itu berhasil menyelamatkan diri dengan cara menceburkan diri ke kali.

“Makanya dengan adanya petugas  Satpol PP sangat dibutuhkan untuk menjaga rumah pompa. Kita memiliki 34 rumah pompa, baik yang dikelola sudin maupun dinas. Sedangkan untuk yang di  Angka ini belum termasuk milik swasta,” ungkap Santo. (Wandi/win)