Friday, 22 November 2019

Sandi Bingung Ikut Aksi Bela Palestina Atau Ikut Lomba Lari

Sabtu, 16 Desember 2017 — 17:53 WIB
Sandi di Ruang Terbuka Hijau RPTRA Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (16/12/2017).

Sandi di Ruang Terbuka Hijau RPTRA Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (16/12/2017).

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno belum dapat memastikan soal keikutsertaannya dalam Aksi Indonesia Bersatu Bela Palestina atau yang disingkat dengan Aksi Bela Palestina  Minggu (17/12/2017) di Monas, Jakarta Pusat.

Sandi mengaku sudah memiliki agenda lain  pada  waktu bersamaan, yakni membuka sekaligus mengikuti event olahraga, SME 5K Run 2017-Series I  lomba lari yang diadakan Forum Wartawan Koperasi (Forwakop) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM ini mengambil posisi start dan finish di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jalan HR Rasuna Said kav 3-4, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selain itu, Sandi juga mengaku telah menerima undangan untuk mengisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di suatu lokasi, sekitar pukul 09.00 WIB.

“Jadi nanti mepet, gak tahu (bisa ikutserta dalam Aksi Bela Palestina atau tidak), saya sendiri belum terima undangannya,” kata Sandi, usai menghadiri festival Hari Onde ‘Ondeternal Love’, di Ruang Terbuka Hijau RPTRA Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (16/12/2017).

Meski begitu, Sandi menyatakan dukungannya terhadap aksi tersebut. Ia juga mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo yang ikut memperjuangkan kesejahteraan dan kemerdekaan Palestina.

“Ya kita mendukung Pak Jokowi, bahwa Pak Jokowi sudah menyatakan bahwa kita bersama rakyat dan Palestina. Jadi kita mendukung Pak Jokowi,” ujar Sandi.

Aksi Bela Palestina atau yang disebut juga dengan aksi 1712 rencananya diadakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) besok mulai subuh dengan mengambil titik kumpul di Masjid Istiqlal dan Monas, serta depan Kedutaan Besar AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Ribuan masyarakat dari sejumlah kelompok termasuk tokoh masyarakat direncanakan ikut berpartisipasi dalam aksi itu.

Aksi itu sendiri muncul menyusul pernyataan Presiden Amerika yang menyebut Yerusalem sebagai ibukota Israel. Di sisi lain, Sandi menilai, Aksi Bela Palestina sebagai momentum persatuan bagi masyarakat.

“Ini adalah kegiatan yang menyatukan seluruh warga Indonesia, seluruh rakyat Indonesia, tidak memandang suku, tidak memandang ras, etnis, tidak memandang agama, kita bersama Pak Jokowi, mendukung Palestina, dan tindakan sepihak dari pada Amerika tentunya merupakan tindakan yang memicu provokasi. Dan kita bersama-sama Pak Jokowi ingin mendukung Palestina,” imbuh Sandi. (julian/b)