Sunday, 17 November 2019

Ampun Dah! Belum Liburan, Tol Cikampek Sudah Macet

Kamis, 21 Desember 2017 — 12:57 WIB
Kemacetan kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebelum libur Natal dan Tahun Baru 2018. (saban)

Kemacetan kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebelum libur Natal dan Tahun Baru 2018. (saban)

BEKASI (Pos Kota)-Belum juga libur Natal dan Tahun Baru 2018 mendatang, belum tiba, namun kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sudah terjadi sejak Rabu (20/12). Malah pada Kamis (21/12) kemacetan parah terjadi di dua jalur.

“Ampun dah, dari Sumedang jam 6:00 pagi sampai Cikarang Jam 12:00,” ujar Wihatma, 65, lelaki yang bermaksud ke Bandara Soekarno Hatta.

Kakek tiga cucu ini,mengaku harus registrasi di Bandara Soekarno Hatta pukul 14:00 untuk keberangkatan Umroh dengan penerbangan pukl 15:00, “Sampai sekarang bergerak perlahan,” ujarnya saat menghubungi Pos Kota via ponselnya.

Kemacetan itu sendiri menurut Hadoyono, Humas PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Cikampek, karena ada penyempitan di sekitar KM 16 Tambun Selatan yang dari Cikampek dan KM 56 di Karawang Timur yang dari Jakarta.

“Itu ada penyempitan karena proyek jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated,” ujarnya saat dihubungi Pos Kota.

Sementara itu PT Jasa Marga (Persero) Tbk, telah menyiapkan sejumlah langkah guna menghadapi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol yang kerap terjadi di gerbang-gerbang tol tertentu ketika menjelang libur panjang.

“Diproyeksi akan terjadi pada H-3 atau tanggal 22 Desember 2017, arus lalu lintas di GT Cikarang Utama yang menjadi akses keluar-masuk Jakarta, diprediksi akan meningkat sebanyak 32,05%, ” ujar Dwimawan Heru, AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sambil mengatakan diperkirakan sebanyak 103.000 kendaraan dari arus lalu lintas normal yakni 78.000 kendaraan atau naik 1,48% dari Tahun 2016.

Dwimawan juga menyebutkan puncak arus balik libur Natal yang diproyeksi akan terjadi pada H+1 atau tanggal 26 Desember 2017, arus lalu lintas di GT Cikarang Utama yang menjadi akses keluar-masuk Jakarta, diprediksi akan meningkat sebanyak 90.520 kendaraan atau naik 27,49 % dari lalin normal (71.000 kendaraan). Jika dibandingkan tahun 2016, maka peningkatan volume lalin saat puncak arus balik Natal tahun ini naik 0,18%.

Sedangkan untuk puncak arus mudik Tahun Baru 2018 yang diproyeksikan akan terjadi pada H-3 yaitu tanggal 29 Desember 2017, peningkatan kendaraan pun akan terjadi di GT Cikarang Utama. Diprediksi, volume lalu lintas akan meningkat 22,4% atau sebanyak 95.500 kendaraan dari arus lalu lintas normal (78.000 kendaraan).

Meningkatnya volume kendaraan pada puncak mudik libur Tahun Baru 2018 pun diprediksi tidak hanya terjadi di GT Cikarang Utama.

(saban/sir)

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945