Sunday, 15 December 2019

Tol Cikampek Macet, Jalan Arteri di Kota Bekasi Padat Merayap

Kamis, 21 Desember 2017 — 19:02 WIB
Jalan arteri di Kota Bekasi merayap imbas dari macet di Jalan Tol Cikampek

Jalan arteri di Kota Bekasi merayap imbas dari macet di Jalan Tol Cikampek

BEKASI (Pos Kota)-Imbas padatanya Jalan Tol Jakarta-Cikampek, seluruh ruas jalan arteri di dalam kota wilayah Bekasi macet total dan cenderung tidak bergerak.

“Dari Bulakkapal ke Tambun yang jaraknya hanya 5 Km ditempuh 3 jam, edan,” kata Darmuji, 50, dengan nada kesal. Lelaki ini hendak ke Karawang mengurus paspor untuk umroh, namun sesampainya di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 14, ada kepadatang dan papan pengumuman menyebutkan antara Bekasi Timur hingga Karawang Barat tersendat kecepatan 10 Km dan pengendara supaya mencari jalan alternatif.

“Makanya saya ke luar di Bekasi Timur, masuk Kalimalang macet kemudian putar balik ke Bulakkapal, malah tidak bergerak. Belum juga liburan, udah begini,” kata Darmuji, yang mengaku janjian di kantor Imigrasi Karawang pukul 11;00, tetapi sampai Tambun sudah pukul 14;00.

Beberapa pengendara juga menyesalkan, aparat kepolisian maupun Dishub yang tidak kelihatan, “Anehnya tidak petugas satu pun yang mengatur p, padahal pengendara sudah berjam-jam di dalam kendaraan,” sesal Suraja, warga Pedongkelan, Jakarta Utara. Dia berencana ke rumah adiknya di Cikarang, namun diurungkan dan terpaksa balik lagi.

Sejumlah jalan yang tidak bergerak itu yang berimbas ke jalan tol, seperti Jl Juanda, Joyo Martono, Sultan Hasanudin, Diponegoro, Kalimalang, Teuku Umar hingga ke perbatasan Karawang. Kecepatan kendaraan rata-rata 10 km perjam, jarak tempuh 100 meter bisa dilakoni dalam 30 menit.

macetbekasi1

Seperti diberitakan sebelumnya, libur Natal dan Tahun Baru 2018 , belum tiba, namun kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sudah terjadi sejak Rabu (20/12). Malah pada Kamis (21/12) kemacetan parah terjadi di dua jalur,

Menurut Hadoyono, Humas PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Cikampek, karena ada penyempitan di sekitar KM 16 Tambun Selatan yang dari Cikampek dan KM 56 di Karawang Timur yang dari Jakarta.

“Itu ada penyempitan karena proyek jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated,” ujarnya saat dihubungi Pos Kota. (saban)