Monday, 14 October 2019

Pencuri Tali Pocong Ternyata Sopir Angkot

Sabtu, 6 Januari 2018 — 18:29 WIB
Petruk alias MI, sopir Angkot di Ciputat yang mencuri tali pocong (tengah) saat ditangkap anggota tim vipers Polres Tangsel. (ist/anton)

Petruk alias MI, sopir Angkot di Ciputat yang mencuri tali pocong (tengah) saat ditangkap anggota tim vipers Polres Tangsel. (ist/anton)

TANGERANG (Pos Kota) – Jajaran tim Vipers Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) meringkus seorang yang diduga pelaku pembongkaran makam Hendra alias Hendra Capung kemudian mencuri tali pocong sekitar Jumat (29/12) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Jalan Abadi Jaya, Ciputat.

“Alhamdulillah… Akhirnya tim Vipers mengamankan Moch. Irpan alias Petruk, 34, warga Jalan Raya KH Dewantoro, Ciputat yang diduga sebagai pelaku pembongkaran makam dan mencuri tali pocong milik almarhum Hendra alias Hendra Capung beberapa hari lalu,” kata Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Tangsel Ajun Komisaris Polisi (AKP) Alexander Yurikho, Sabtu (6/1).

Pihaknya, tambah dia, menggamankan Petruk yang sehari-hari bsopir angkutan kota (Angkot) Sabtu dini hari saat sedang mencari calon penumpang di kawasan Ciputat tanpa ada perlawanan setelah jajaranya melakukan penyidikan serta meminta sejumlah keterangan beberapa saksi sebelumnya.

Penangkapan Petruk, warga asal Pemalang, Jawa Tengah ini juga diikuti dengan pengamanan sejumlah barang bukti berupa tongkat kayu, pakaian celana jin, sandal jepit dan lainnya yang dipakai pelaku saat melakukan aksi membongkar makam dan mencuri tali pocong almarhum Hendra Capung.

Sampai saat ini, ujar AKP Alexander Yurikho, pelaku Petruk masih dimintai keterangan dan diamankan di Polres Tangsel guna mengetahui motif pembongkaran dan mencuri tali pocong almarhum. “Kami tengah dalami motifnya,” ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan warga Ciputat digegerakan dengan adanya pembongkaran makam di TPU Abadi Jaya yang baru sehari dimakamkan dan tali pocong almarhum hilang dicuri.

Dugaan sementara terhadap Petruk yang mencuri tali pocong antara lain untuk mendapatkan ilmu kebal dari informasi warga sekitar yang diperoleh almarhum Hendra Capung semasa hidup sempat berguru ke salah satu orang pintar atau dukun untuk berguru ilmu kebal.

Mengetahui kabar Hendra Capung meninggal dunia kemudian Petruk yang alamat rumahnya tidak jauh dari lokasi TPU menggambil tali pocong agar memperoleh ilmu kebal atau sebagai jimat yang diketahui pelaku dimiliki almarhum. (anton)