Thursday, 05 December 2019

Calon Walikota Sukabumi, Jagoan PDIP Diklaim Koalisi Golkar-PKB

Selasa, 9 Januari 2018 — 22:07 WIB
Hanafie Zain

Hanafie Zain

SUKABUMI (Pos Kota) – Nama Hanafie Zain, mantan Sekda sekaligus Calon Walikota Sukabumi diklaim Partai Golkar dan PKB sebagai bakal calon wakil walikota. Padahal, selama ini dia hanya mendaftar lewat PDI Perjuangan.

Tak terima dengan klaim sepihak, Hanafie langsung menempuh jalur hukum karena merasa dicemarkan. Dalam Surat Keputusan (SK) Partai Golkar-PKB itu, dia ditetapkan menjadi bakal cawalkot mendampingi Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Jona Arizona.

Akan tetapi, keaslian SK itu sejauh ini belum bisa dipastikan. Sebab, belum ada keterangan resmi dari jajaran pengurus Partai Golkar maupun PKB.

“Saya belum pernah membuat MoU dengan Golkar maupun PKB. Nama saya dicatut oleh Golkar dan PKB dengan menetapkan sebagai calon wakil walikota, tanpa seizin saya,” cetusnya di sela pelaporan kasus itu di Polres Sukabumi Kota, Selasa (9/1/2018).

Ditegaskannya, dia sudah memutuskan bakal nyalon lewat PDI Perjuangan. Kepastian itu sejak 31 Desember 2017, dia memantapkan menjadi kader partai berlambang moncong putih ini.

“Saya sudah menjadi bagian dari PDI-P dan saya tidak mau menghianati itu. Saya tegaskan saya tidak pernah bilang siap untuk menjadi calon wakil, walikotanya Zona,” tegasnya.

Dari pengamatan Pos Kota, sejauh ini baru mencuat tiga pasangan kandidat yang sudah berperahu. Minimal, pasangan calon harus diusung parpol dengan kuota tujuh kursi.

Pertama koalisi PKS-Partai Demokrat (7 kursi) yang mengusung Achmad Fahmi- Andri Hamami, kedua pasangan Mulyono – Ima Slamet diusung PPP, PAN dan Partai Nasdem (7 kursi), dan koalisi Partai Gerindra-Partai Hanura (8 kursi) mengusung Dedi R Wijaya-Hikmat Nuristawan.

Sementara, PDI Perjuangan dan Partai Golkar masing-masing kekurangan satu kursi serta PKB hanya memiliki satu kursi.

Namun, hingga hari kedua pendaftaran hingga sore ini belum ada satu pun kandidat yang mendaftar. Pendaftaran terakhir yakni esok hari, Rabu (10/1/2018). (sule)