Wednesday, 11 December 2019

KPU: Kalau Satu Paslon, Pendaftaran Bisa Diperpanjang

Selasa, 9 Januari 2018 — 16:55 WIB
Ketua KPU RI  Arief Budiman (tengah) bersama Wahyu Setiawan  (kiri). (dok/rizal)

Ketua KPU RI Arief Budiman (tengah) bersama Wahyu Setiawan (kiri). (dok/rizal)

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arif Budiman mengatakan pendaftaran pasangan calon (paslon) peserta Pilkada Serentak 2018 bisa diperpanjang.

Masa perpanjangan diperuntukan bagi daerah yang hanya punya satu paslon.

“Perpanjangan pendaftaran itu hanya dilakukan kalau di daerah yang hanya ada satu bakal pasangan calon (bapaslon) yang mendaftar sampai berakhirnya masa pendaftaran calon,” katanya Arief Budiman di kantor Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Arief mengatakan, masih ada waktu sehari lagi yakni Rabu, (10/1/2018) bagi KPU tutup pendaftaran.

“Ternyata masih ada satu, maka perintah MK, KPU sudah harus mengupayakan sungguh-sungguh untuk mendapatkan lebih dari satu paslon. Maka KPU memperpanjang pendaftaran,” katanya.

Tapi kalau pada masa pendaftaran tetap saja hanya ada satu pasangan calon maka KPU tetap akan melanjutkan proses pemilihan dengan satu paslon.

Soal adanya calon tunggal memungkinkan perubahan koalisi, lanjut Arief lihat situasi.

“Kalau calon tunggal akan kita lihat nanti. Sisa parpol yang belum mengusung paslon itu terpenuhi tidak 20%-nya. Kalau terpenuhi, berarti tidak boleh diubah. Tetapi kalau dia kurang, walaupun dikasih masa perpanjangan pendaftaran, kalau tidak diubah ya tetap saja satu. Karena yang tersisa itu kurang dari syarat minimumnya,” tegas Arief.

(rizal/sir)