Wednesday, 16 October 2019

Bawa Sajam, Siswa SMK Ditangkap

Jumat, 12 Januari 2018 — 10:42 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

BOGOR (Pos Kota) – Polsek Babakan Madang memperketat penjagaan dan menambah waktu patroli wilayah, menyusul maraknya aksi tawuran pelajar. Waktu patroli diintensifkan waktu siswa berangkat ke sekolah dan usai jam pelajaran.

Langkah preventif ini dalam rangka terciptanya situasi Kamtibmas wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam operasi ini, SA 18, seorang siswa SMK swasta di Kecamatan Citeureup, diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam). “pelajar itu kami amankan di pertigaan Sirkuit Sentul, Desa Sentul Bogor. Masa pelajar bawa senjata tajam,”kata Kapolsek Babakan Madang, Kompol Wawan Wahyudin, Jumat (12/1/2018).

Menurut Kapolsek, pelajar ini diamankan, ketika anggota gabungan melaksanakan patroli untuk antisipasi tawuran.

“Anggota patroli ke titik Sentul, karena mendapat informasi bahwa ada salah satu SMK di Citeureup berulang tahun. Saat di lokasi kejadian anggota melihat empat pelajar sedang nongkrong. Saat digeledah, satu membawa senjata tajam,”kata Kompol Wawan.

Lebih lanjut ia mengatakan, Muspika Babakan Madang bersama Satgas Pelajar dan pihak sekolah telah bekerjasama untuk menekan tawuran.

Menurutnya, bila ditemukan siswa yang bergerombol atau berkeliaran pada jam sekolah maka akan langsung dibubarkan.

“Saya imbau agar orang tua murid tetap mengawasi anak-anaknya dan masyarakat agar melapor bila ada gejala indikasi akan tawuran atau yang membawa senjata tajam dan alat berbahaya lainnya,”katanya.

(yopi/sir)