Monday, 16 December 2019

Wabah Penyakit Meluas, Satgas TNI ke Pedalaman

Senin, 22 Januari 2018 — 0:30 WIB
Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah. (Puspen TNI)

Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah. (Puspen TNI)

JAKARTA (Pos Kota) -Tim Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) bergerak ke pedalaman Kampung Pedam Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (21/1). Mereka antara lain terdiri dari 7 (tujuh) dokter spesialis anak, penyakit dalam, penyakit kulit dan obsgyn.

“Tim Satgas akan melaksanakan pengobatan wabah penyakit campak, difteri dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (21/1/2018).

Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah mengatakan, bencana wabah penyakit yang terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, ternyata meluas dan terjadi juga di wilayah-wilayah Kabupaten lainnya.

“Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., telah memerintahkan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit, segera mengambil langkah cepat melalui pengiriman Satgas Kesehatan TNI,” ujar Kapuspen.

Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah mengatakan informasi yang diterima dari Kodam XVII/Cenderawasih, sudah 27 masyarakat jadi korban. Mereka terdiri dari 4 (empat) dewasa dan 23 balita di Kampung Pedam Distrik Okbibab terserang difteri dan gizi buruk.

“Medannya sangat sulit, jarak tempuh dari Oxibil ke Distrik Okbibab menggunakan Pesawat Pilatus sekitar 25 menit, sedangkan jarak tempuh dari Distrik Okbibab ke Kampung Pedam akan ditempuh selama sekitar satu hari jalan kaki,” jelasnya.(us)