Friday, 06 December 2019

Pengemudi Banyak dari Daerah

Ratusan Becak di Jakarta Utara Didata dan Dipasang Stiker

Kamis, 25 Januari 2018 — 21:33 WIB
Sejumlah becak yang beroperasi di kawasan Pejagalan, Jakut. (deny)

Sejumlah becak yang beroperasi di kawasan Pejagalan, Jakut. (deny)

JAKARTA – Ratusan becak yang beroperasi di wilayah Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, didata dan dipasangi stiker oleh petugas kelurahan dan Dishub DKI Jakarta, Kamis (25/1). Nantinya, mereka diberitahukan jalur-jalur mana saya yang boleh dilintasi.

“Senang Mas. Alhamdulillah. Akhirnya setelah puluhan tahun kalau narik dikejar-kejar Satpol PP, dan sekarang jamannya Pak Gubernur Anies kita bisa cari makan dengan tenang,” ucap Parmo, 55, pengayuh becak di kawasan Pejagalan.

Adapun nantinya jalur-jalur mana saja yang boleh dilewati, pria asal Tegal, Jawa Tengah, tersebut mengaku tidak mempermasalahkan dan akan mengikuti aturan. “Pokokenya tidak masalah, kita ikut saja. Yang penting boleh narik, itu saja,” ungkapnya.

becak dijakarta2

Pendataan becak di kawasan Pejagalan, tersebut dilakukan petugas gabungan dari kelurahan dan dishub di halaman kantor Kelurahan Pejagalan. Becak-becak yang telah didata tersebut, pun kemudian ditempeli sticker dengan logo DKI Jakarta.

Lurah Pejagalan, Yogara Fernandes, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur DKI, Anies Baswedan untuk mengatur operasional becak. “Kita juga ikut menjelaskan agar mereka beroperasi hanya di jalan pemukiman, tidak boleh di jalan besar,” jelasnya.

Dikatakan Yogara, hingga pukul 17:00 sekitar 240 becak yang beroperasi di wilayahnya tersebut terdata. Mereka berasal dari luar daerah seperti Tegal, Cirebon dan Indramayu. “Namun mereka sudah sudah lama di Jakatra, begitu pun dengan pekerjaan yang dilakukannya sebagai penarik becak,” katanya. (deny/b)

becak dijakarta3