Wednesday, 23 October 2019

Pascagelombang Pasang, Sampah Berserakan di Pantai Citepus Sukabumi

Sabtu, 3 Februari 2018 — 20:35 WIB
Tumpukan sampah di sepanjang garis Pantai Citepus setelah dihantam gelombang pasang (sule)

Tumpukan sampah di sepanjang garis Pantai Citepus setelah dihantam gelombang pasang (sule)

SUKABUMI – Sampah kayu dan plastik berserakan menyesaki sepanjang Pantai Citepus, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Penumpukan sampah-sampah itu setelah gelombang pasang menghantam kawasan teluk Pelabuhan Ratu, akhir Januari lalu.

Pengamatan poskotanews.com, Sabtu (3/2/2018), di sepanjang Pantai Citepus sejumlah rumah dan warung milik warga rusak. Tumpukan sampah terparah bisa dilihat di Muara Citepus. Di lokasi itu sampah plastik dan potongan kayu mendominasi sampah lainnya, sehingga merusak estetika pantai.

Ketua Relawan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Ayin Lesmana (40) mengatakan, sampah-sampah tersebut terbawa gelombang pasang yang terjadi saat cuaca buruk menerjang wilayah pantai.

“Gelombang pasang itu terjadi pada 28 Januari lalu. Jadi sampah-sampah terbawa hanyut. Hingga saat ini belum ada upaya untuk membersihkannya, baik dari pemerintah ataupun kelompok masyarakat lainnya,” keluhnya.

Krisman (24), wisatawan asal Cicurug mengaku risih melihat kondisi pantai yang dipenuhi sampah. Apalagi kawasan Pantai Citepus berada dekat dengan jalan utama hingga kondisi pantai yang kotor terlihat dengan mudah sekalipun sambil berkendara.

“Ini kan jalan yang sering dilalui baik wisatawan maupun warga. Sepintas orang melihat pantainya kotor pasti mereka jadi enggan singgah,” ungkapnya.

Dia berharap kepada pemerintah agar segera dilakukan pembersihan sampah-sampah. Terlebih, setahu dia kawasan Pantai Citepus merupakan bagian dari kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu.

“Orang taunya ini geopark, kalau kondisinya dibiarkan seperti ini wisatawan pasti kecewa dan pemerintah juga nantinya yang malu,” tandasnya. (sule/d)