Thursday, 14 November 2019

Satu Pelaku Ibu Kandung

Viral di Medsos, Tiga Perempuan Penganiaya Bocah Ditangkap

Sabtu, 3 Februari 2018 — 19:09 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang bocah Sekolah Dasar (SD) berinisial B berusia 8 tahun. Tiga tersangka ditangkap setelah video rekaman kondisi tubuh korban viral di media sosial.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono Sabtu (3/1/2018) membenarkan penangkapan tersebut oleh jajaran Diteskrimsus Polda Metro Jaya, . Namun, Argo belum bisa menceritakan secara rinci nama dan kronologis penangkapan.

“Iya benar, sudah ditangkap pelakunya,” kata Argo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (3/2).

Argo sebut, berdasarkan rekaman video diduga penganiayaan terhadap korban dilakukan oleh ibu kandungnya dan sudah terjadi beberapa bulan.

“Dia (korban) merasakan bahwa selama beberapa bulan hampir setahun dia mengalami penyiksaan oleh ibu kandungnya. Jadi ada luka lebam di mata, luka di sekujur tubuh badan. Kemudian disiram air panas di tangannya terlihat di video lukanya,” kata Argo.

“Jadi kemarin dari Cyber Polda Metro Jaya Ditkrimsus melakukan penyelidikan dan kemarin sudah mendapatkan lokasinya ada di Kuningan Jawa Barat,” lanjut Argo menyudahi.

Dihubungi terpisah, Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu menyebut ada tiga orang yang ditangkap bersarkan patroli cyber yang dilakukan penyidik. Meski begitu, ia tidak jelaskan siapa saja pelaku tersebut.

“Ketiga orang tersebut sedang diperiksa,” kata Roberto.

Tiga pelaku yang ditangkap semuanya perempuan. Dua pelaku diringkus di Desa Cikubangsari, Kuningan, Jawa Barat, yaitu MA dan SA sementara satu orang lagi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, yaitu LS.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban tidak hanya menjadi korban penganiayaan melainkan juga korban penculikan, penelantaran, dan perdagangan anak. Kasus tersebut terungkap setelah video kondisi korban beredar luas di media sosial. (Yendhi/b)