Sunday, 08 December 2019

BPJS Ketenagakerjaan Sesalkan Kecelakaan Kerja Saat Bulan K3 Nasional

Jumat, 9 Februari 2018 — 8:55 WIB
Crane proyek pembangunan kontruksi jalur rel dwi ganda atau "double-dobel track (DDT)" yang roboh di Jalan Slamet Riyadi, Matraman, Jakarta, Minggu (4/2). (rihadin)

Crane proyek pembangunan kontruksi jalur rel dwi ganda atau "double-dobel track (DDT)" yang roboh di Jalan Slamet Riyadi, Matraman, Jakarta, Minggu (4/2). (rihadin)

JAKARTA – Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyesalkan tragedi kecelakaan kerja bidang jasa konstruksi terjadi saat pencanangan bulan K3 (Kesehatan & Keselamatan Kerja). Menyusul robohnya konstruksi beton di Jakarta dan sejumlah daerah lain.

“Kami menyayangkan tragedi itu terjadi jutru pada bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) nasional, yang dilaksanakan 12 Januari-12 Februari,” ujar Direktur pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, kepada wartawan di Jakarta.

Karenanya, ia mengimbau kepada pemberi kerja dan pekerja agar menyadari pentingnya program perlindungan yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan. Mulai kelengkapan alat bantu keselamatan dan kesehatan kerja hingga saling menjaga K3.

Namun begitu, diakuinya angka kasus kecelakaan kerja bidang jasa konstruksi di DKI Jakarta meningkat sampai 10%, dari 507 kasus menjadi 555 kasus sepanjang 2016-2017. “Meski angkanya naik namun jumlah nominal klaimnya mengalami penurunan sebanyak 15% dari Rp4 miliar menjadi Rp3,4 miliar, ” jelasnya.

(rinaldi/sir)

Terbaru

kegiatan parade lagu daerah yang membuat TMII meraih Adikarya Wisata 2019. (Ifand)
Minggu, 8/12/2019 — 8:27 WIB
Promosikan Budaya Daerah,
Pemprov DKI Anugerahi TMII Adikarya Wisata 2019