Friday, 15 November 2019

Jokowi: Bersaing dengan Medsos, Peran Penting Pers Tak Tergantikan

Jumat, 9 Februari 2018 — 19:05 WIB
Presiden Jokowi  saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2018 yang digelar di kawasan Danau Cimpago, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (ist)

Presiden Jokowi saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2018 yang digelar di kawasan Danau Cimpago, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (ist)

JAKARTA (Pos Kota) –  Presiden Jokowi menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar keempat demokrasi Tanah Air. Meskipun dalam lima tahun terakhir, pers dianggap sulit bersaing dengan media sosial (medsos)  dan media digital, namun peran penting pers tetap tidak tergantikan.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2018 yang digelar di kawasan Danau Cimpago, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, pada Jumat (9/2).

“Pers makin diperlukan untuk menjadi pilar penegak penyampaian kebenaran, pers makin diperlukan sebagai pilar penegak fakta-fakta. Pers makin diperlukan sebagai pilar penegak aspirasi-aspirasi yang ada di masyarakat,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden juga meyakini peran penting pers untuk membangun narasi-narasi kebudayaan dan peradaban baru Tanah Air. Apalagi saat ini teknologi berkembang dengan begitu cepat dan tidak bisa dihindari.

“Pers makin diperlukan untuk turut membangun narasi-narasi kebudayaan baru, membangun narasi peradaban baru, memotret masyarakat yang bergerak semakin cepat dan semakin efisien yang sekarang melahirkan era revolusi industri 4.0 yang berbasis kepada digitalisasi, kekuatan komputasi, dan analitik data,” ucap Presiden.

Presiden yang hadir didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo pun menaruh harapan besar kepada pers Indonesia agar semakin inovatif dan optimis dalam melahirkan produk jurnalistik yang berkualitas untuk masyarakat.(Johara)

Dalam kegiatan HPN ini, Jokowi berkunjung ke rumah keluarga dari tokoh pers yang sangat dikagumi, Djamaluddin Adinegoro yang  berada di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.

Djamaluddin terlahir dengan nama Djamaluddin Gelar Datuk Maradjo Sutan dan nama pena Adinegoro, karya sastra Djamaludin Adinegoro yang terkenal dan melegenda adalah ‘Darah Muda’, ‘Asmara Jaya’, ‘Melawat ke Barat’.

Warisan berharga beliau lainnya adalah atlas pertama Indonesia dan ensiklopedia berbahasa Indonesia pertama. Presiden juga akan membangun rumahnya menjadi Museum Adinegoro. (Johara/win)

Terbaru

MRT melintas di tengah ibukota Jakarta. (toga)
Jumat, 15/11/2019 — 9:09 WIB
Apartemen Disiapkan di 5 Kawasan Stasiun Transit
ilustrasi
Jumat, 15/11/2019 — 9:09 WIB
Diintimidasi Jaksa? Laporkan!
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata. (instagram)
Jumat, 15/11/2019 — 8:57 WIB
Dimas Suka Pedas, Nadine Tanah Pohon Cabei
gebyar karya pertiwi
Jumat, 15/11/2019 — 8:32 WIB
Gebyar Karya Pertiwi 2019 Dipadati Pengunjung