Monday, 21 October 2019

Ikut Pilkada Serentak

Walikota dan Wakil Walikota Bekasi Mulai Cuti, Plt Akan Dilantik

Selasa, 13 Februari 2018 — 8:04 WIB
Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

BEKASI – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dan Wakil Walikota Ahmad Syaikhu mengakhiri masa bhakti hari ini, Senin (12/2). Hal ini berdasar karena keduanya ditetapkan menjadi calon walikota dan calon wakil gubernur Jawa Barat periode 2018- 2023.

“Sebetulnya masa jabatan walikota dan wakil walikota akan berakhir per 10 Maret 2018, namun karena sudah masuk tahapan Pilkada, masa cutinya sekaligus berakhir masa bhakti sesuai Permendagri No. 74 tahun 2016 terkait pengajuan cuti diluar tanggungan negara,” kata Didit Susilo, Pemerhati Kebijakan dan Pelayan Publik, Bekasi.

Dijelaskannya, 3 hari setelah penetapan calon oleh KPU Kota Bekasi, atau Rabu 15 Februari 2018, jabatan kepala daerah/ walikota harus diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Ketentuan Plt akan diisi oleh pejabat pimpinan tinggi Pratama dari Gubernur Jawa Barat atau Kementrian Dalam Negeri.

Menurutnya desk Pilkada Jabar sudah jauh hari mempersiapkan pejabat Plt untuk mengisi kepala daerah yang maju Pilkada serentak di Jabar.

Informasi yang didapat, saat ini ada 7 Plt se Jabar yang harus diisi. Sebanyak 18 petahana kepala daerah dan wakil kepala daerah yang maju Pilkada. Terdiri 8 bupati (Kab Tasikmalaya, Kuningan, Cirebon, Subang, Garut, Sumedang, Ciamis dan Purwakarta). Sebanyak 3 orang Wakil Bupati yaitu Garut, Majalengka dan Ciamis.

Sedagkan 5 walikota yaitu Kota Bekasi, Bogor, Banjar, Bandung dan Cirebon. Sebanyak 3 orang Wakil walikota yaitu Kota Bekasi, Sukabumi dan Bandung.

“Saya dengar Plt Walikota Bekasi akan diisi oleh salah satu Kepala Dinas dari provinsi Jabar,” katanya.

(chotim/sir)