Friday, 06 December 2019

Sidang Bos First Travel Dijaga Ketat Polisi

Senin, 19 Februari 2018 — 20:14 WIB
Pengamanan di Pengadilan Negeri Depok (anton)

Pengamanan di Pengadilan Negeri Depok (anton)

DEPOK – Sidang perdana terhadap tiga terdakwa bos First Travel yang diduga menipu 63.310 orang dengan kerugian mencapai Rp 905 miliar di Pengadilan Negeri (PN) Depok mendapatkan perhatian dan penjagaan ketat dari jajaran Polres Depok.

“Kami menurunkan sekitar 68 anggota baik polwan maupun Tim Jaguar karena sidang ini mendapatakn perhatian banyak pengunjung,” kata Wakapolres Depok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arief Budiman yang langsung memantau kegiatan sidang di PN Depok, Senin (19/2).

Namun sidang berjalan lancar dan aman mulai dari awal hingga akhir. “Bahkan, untuk mengurangi kepadatan pengunjung di dalam sidang yang terbuka untuk umum pihak PN Depok juga menambah pengeras suara sehingga pengunjung dapat mendengarkan dakwaan dari luar ruang sidang,” tuturnya.

(Baca:  Tiga Bos First Travel Diadili, Korban Penipuan Marah)

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Heri Jerman didampingi Humas Kajari Depok Parlin usai sidang mengatakan untuk melengkapi dakwan, pihak tim JPU juga akan memanggil dua artis yaitu Syahrini dan Vicky Shu sebagai saksi dalam kasus ini.

Pasalnya, tambah dia, mereka sempat dijadikan sebagai model untuk memasarkan First Travel dan sempat ditayangkan dalam berbagai televisi swasta. “Ya mereka tentunya akan dipanggil menjadi saksi tapi waktunya masih dicari,” ujarnya.

Andika S, Anniesa DS dan Kiki S didakdwa melakukan penipuan dan pengelapan dijerat pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP jo to pasal 55 ayat 1 ke 1 serta undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang merugikan sekitar 63.310 orang calon nasabah dengan kerugian mencapai Rp 905 miliar. Sidang akan dilanjutkan minggu depan menunggu epsepsi ketiga terdakwa. (anton/b)