Tuesday, 10 December 2019

Pria Kaki Tangan Bandar Sabu Dibekuk di Hotel Melati

Sabtu, 24 Februari 2018 — 12:13 WIB
Pelaku pengedar sabu yang ditangkap di hotel melati.(silaen)

Pelaku pengedar sabu yang ditangkap di hotel melati.(silaen)

JAKARTA –  Pria kaki tangan bandar sabu berhasil dibekuk Satnarkoba Polsek Metro Tanah Abang di Hotel Non Bintang, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2) pagi.

Dari tangan pria kaki tangan bandar itu disita sabu kelas satu 3,72 gram beriku bong dan tas slempang tempat barang haram.

Kini kaki tangan bandar besar yang  diketahui bernama Sandi Wijaya, (34), warga Kampung Cabag, Kebon Kelapa RT 02/5 Karang Asih, Cikarang, Bekasi Utara, diseret ke Mapolsek Metro Tanah Abang.

“Pria ini sudah lama masuk Target Operasi (TO) karena selain pemasok pada warga Tanah Abang juga ke beberapa diskotek,” papar Kasubnit Narkoba AKP Nahar Siregar.

Keterangan yang dihimpun, pria ini selalu berpindah-pindah hotel kalau mau melakukan transaksi jual sabu pada pembeli dan juga pria itu langsung mengantar ke diskotek pada pemesan. Karena selalu berpindah-pindah hotel, membuat pria itu leluasa melakukan transaksi.

“Sepandai-pandainya tupai melompat tapi jatuh juga, begitulah pribasanya pada pelaku yang sudah lama masuk TO. Akhirnya dia  ketangkap juga di hotel kelas melati,” papar Nahar Siregar.

Sekitar pukul 07:00, petugas mendapat informasi dari informan yang menyebut kalau pria yang sudah lama dicari ada di dalam kamar 115 Hotel Rawa Tengah. Begitu dapat informasi, polisi dengan sigap langsung menuju TKP.

Dengan membawa empat anggota serse narkoba, Kasubnit Narkoba Nahar Siregar, masuk ke hotel dan tiba di kamar nomer  115. Petugas berhasil membekuk pria pengedar sabu tersebut dan di dalam tas polisi menemukan sabu berikut bong.

“Tadinya obat terlarang itu, malam ini akan diantar pada pemesan di salah satu hotel di kawasan Tanah Abang,” Papar AKP Nahar.

“Polisi akan menjerat pria kaki tangan bandar sahbi itu ke pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana seumur hidup,” papar Kasubag Humas Polres Metro Jakpus Kompol Suyatno.

Sementara Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu, terus memerintahkan seluruh anggota jajaran untuk terus melakukan penangkapan Narkoba. “Jangan coba-coba bermain narkoba di Jakarta Pusat,  anggota akan terus mengobok-obok sampai pada bandar, kalau ingin selamat tinggalkan narkoba,” tegas Roma Hutajulu.(silaen/tri)