Thursday, 05 December 2019

Kucing Liar di Kantor Walikota Bikin Resah Warga

Sabtu, 3 Maret 2018 — 8:48 WIB
Petugas menangkap kucing liar di kantor Wali kota Jakarta Utara, karena bikin resah warga. (dok/deny)

Petugas menangkap kucing liar di kantor Wali kota Jakarta Utara, karena bikin resah warga. (dok/deny)

JAKARTA – Belasan kucing berkeliaran di kompek kantor Walikota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso. Baik pegawai maupun warga yang tengah berkunjung mengaku resah, lantaran khawatir dapat tertular virus rabies akibat gigitannya.

“Sepertinya ini kucing-kucing liar. Jumlahnya banyak, sudah kayak di pemukiman saja. Khawatir ngegigit, kan bisa rabies” ucap Darso, 58, salah satu warga yang tengah mengurus IMB di kantor PTSP Jakarta Utara.

Tak hanya itu, kata Darso, selain dapat menyebarkan virus rabies, keberadaan kucing-kucing tersebut pun membuat kotor dan tidak sehat lingkungan kantor. “Kotorannya bau, bikin tidak sedap lingkungan. Padahal, sebagai tempat pelayanan masyarakat harusnya bisa menjadi contoh,” keluhnya.

Semenatara itu, Kepala Sudin Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Utara, Rita Nurmala, mengatakan telah menindak lanjuti keluhan tersebut dengan menangkapi kucing-kucing liar tersebut. “Laporan ini sudah kita tindak lanjuti, ada enam petugas kita kerahkan,” jelasnya.

Hasil penangkapan sendiri, sambungnya, didapat 15 ekor kucing liar dari komplek kantor Walikota Jakarta Utara. “Selanjutnya, kucing-kucing tersebut kita kirim ke UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan Ragunan di Jakarta Selatan,” ungkapnya. Hingga Februari 2018, sebanyak 162 kucing telah ditangkap di Jakut.

(deny/sir)