Sunday, 17 November 2019

Sehabis Reuni Kok Keramas? Akhirnya CLBK Terbongkar

Minggu, 4 Maret 2018 — 5:34 WIB
ketemu

KISAH reuni SMA sering berdampak pada munculnya CLBK. Ny. Wulan, 40, dari Surabaya adalah salah satu korbannya. Saat reuni SMA tempat sekolahnya dulu, ketemu Suwarto, 42, kekasihnya dulu. CLBK dilanjutkan dengan pertempuran di hotel, Sampai di rumah keramas, nah jadi terbongkar semuanya!

Diakui atau tidak, banyak istri atau suami yang tak merelakan pasangannya menghadiri acara reuni tingkat SMA, dan Perguruan Tinggi. Jika sekedar reuni SMP atau SD silakan, itu masih aman. Tapi tingkat SMA dan mahasiswa, banyak yang berdampak negatif. Soalnya jika ketemu pacar lama, cinta lama bisa bersemi kembali. Jika tak punya iman, akhirnya pelayanan “si imin” menjadi agenda utama.

Dua minggu lalu Wulan warga Jemursari, menghadiri reuni SMA swasta tempat sekolahnya dulu. Suami yang “kurang pengalaman”, mengizinkan saja istrinya ketemu teman-teman lama. Bukankah agama mengajarkan, banyak silaturahmi akan memperpanjang rejeki dan umur? Maklumlah, ketemu teman lama rasanya kembali ke masa-masa sekolah dulu. Biasanya, jika nampak awat muda, itu pertanda kariernya bagus. Sebaliknya yang cepat tua, dari dines sampai pensiun masih tinggal di rumah BTN tipe 36.

Wulan punya suami yang sukses, sehingga dalam usia 40 tahun masih nampak STNK. Karenanya ketika ketemu teman-teman lamanya, banyak yang komentar, “Kamu dari dulu kok gini-gini saja, nggak berobah. Pakai jamu apa?” Jawab Wulan sambil tertawa lepas, “Pakai pil perkutut mbak, ha ha ha….!” Semua juga ikut tertawa.

Di arena reuni ini pula, Wulan ketemu Suwarto, yang dulu pernah ngudak-udak dirinya. Saat itu dia kelas II dan Suwarto kelas III. Sebetulnya Wulan juga memberi lampu hijau, tapi karena kesibukan studi masing-masing, keduanya jadi putus. Eh, setelah 22 tahun berpisah, ketemu lagi. Rasanya gimana…., gitu!

Sejak pertemuan itu Wulan – Suwarto nyambung lagi, yang istilah kini disebut CLBK. Mereka saling kontak lewat WA, kemudian janjian bertemu secara khusus. Dari sini lalu dilanjutkan ketemu di hotel. Nah, cinta yang dulu putus, kini nyambung kembali sampai yang nyempil-nyempil. Bila Wulan bilang suka minum pil perkutut, kini malah dapat “perkutut” Majapahit milik Suwarto.

Sepulang kencan dengan kekasih lama, Wulan langsung mandi. Biasanya tanpa sampai ke rambut-rambut, kini mandi komplit alias keramas. Hal ini membuat suaminya curiga. Pulang bepergian kok mandi keramas segala. Gerangan apa yang terjadi?

Janad, 45, pun menginterogasi Wulan. Awalnya bilang, rambut kotor. Ketika didesak suami, alasan lagi banyak kutu. Tapi karena makin terdesak, akhirnya ngaku saja habis hubungan intim. Dengan siapa, wong Janad di rumah tidak ngapa-ngapain. “Kamu punya PIL ya sekarang?” sergah suami. Dengan berat Wulan mengangguk dan menyebut nama kekasih saat di SMA dulu.

Ya sudah, karena sudah ditemukan dua alat bukti cukup, Janad ingin menyelesaikan skandal ini lewat Pengadilan Agama, Surabaya. Dia tak mau aset miliknya diacak-acak pihak lain. Memangnya perempuan hanya Wulan? Esok harinya Janad ke Pengadilan Agama Surabaya, mendaftarkan gugatan perceraiannya.

Jangan-jangan “perkutut” Janad hanya lokal, ngkali? (JPNN/Gunarso TS)

Terbaru

Benny K Harman. (rizal)
Minggu, 17/11/2019 — 23:58 WIB
Demokrat Tolak Amandemen UUD 1945
Lutfi JW. (mia)
Minggu, 17/11/2019 — 22:00 WIB
Bersama Roy Kiyoshi
Ruben Onsu Disarankan Undang Penuduh Pesugihan Makan Siang Bersama