Sunday, 17 November 2019

China Akan Balas Jika Trump Keluarkan Kebijakan ‘Perang Dagang’

Senin, 5 Maret 2018 — 14:10 WIB
ilustrasi

ilustrasi

CHINA – Cina menyatakan tidak ingin terlibat perang dagang dengan Amerika Serikat, namun negara tersebut tidak akan tinggal diam jika ekonomi mereka dicederai Presiden AS Donald Trump.

Dalam pernyataannya pada Kamis (01/03), Trump menegaskan impor baja akan dikenai tarif pajak sebesar 25% dan impor aluminium sebesar 10%.

Trump juga mengancam bakal menerapkan pajak terhadap mobil-mobil buatan Uni Eropa. Menurutnya, “perang dagang itu baik”.

Zhang Yesui, juru bicara Kongres Rakyat Cina, mengatakan wajar bahwa “sejumlah gesekan akan terjadi” antara AS dan Cina mengingat volume perdagangan kedua negara menembus 580 miliar dolar AS tahun lalu.

Meski demikian, kata Zhang, Cina akan mengambil “langkah-langkah sepatutnya” jika kepentingannya dicederai.

Sebelumnya, seperti dilansir BBC,  Trump telah mengecam “defisit perdagangan tahunan sebesar 800 miliar dolar AS  karena kesepakatan dan kebijakan dagang kita ‘sangat bodoh’.”

Kemudian dia menyatakan bakal menerapkan pajak impor baja dan aluminum. Hal itu diikuti oleh ancaman terhadap mobil-mobil buatan Uni Eropa.

Pada Januari, dia telah mengumumkan pajak impor panel surya dan mesin cuci.

Aksi balasan

Kepala perdagangan Uni Eropa dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk menerapkan pajak sebesar 25% terhadap r impor AS senilai 3,5 miliar dolar AS .

Produk-produk yang dikenai pajak berupa jins Levi’s, motor Harley-Davidson, dan wiski Bourbon.

Brasil, Meksiko, dan Jepang juga menyatakan akan mempertimbangkan aksi balasan apabila Trump benar-benar mewujudkan rencananya pekan depan.

Minta Dipertimbangkan

Sejumlah tokoh Partai Republik telah mempertanyakan kearifan dari rencana pemberlakuan pajak. Karena itu, mereka mendesak Trump untuk mempertimbangkan ulang rencananya.

Senator Orrin Hatch mengatakan warga Amerika harus menanggung jika negara-negara lain membalas AS.

Senator Ben Sasse mengamini bahwa “aksi proteksionisme ala abad ke-18 akan mendongkrak kenaikan harga yang berdampak pada keluarga-keluarga Amerika.”(Tri)

Terbaru

Lutfi JW. (mia)
Minggu, 17/11/2019 — 22:00 WIB
Bersama Roy Kiyoshi
Ruben Onsu Disarankan Undang Penuduh Pesugihan Makan Siang Bersama
Sebuah alat berat mulai mengeruk saluran air di Jalan Agung Perkasa VII, Tanjung Priok. (deny)
Minggu, 17/11/2019 — 21:47 WIB
Cegah Banjir, Saluran di Sunter Agung Direfungsi
Salah satu pasangan nikah isbat di aula Kel. Pondok Aren, Tangsel, saat melakukan ijab kabul. (anton)
Minggu, 17/11/2019 — 20:46 WIB
Ratusan Pasutri di Tangsel Ikuti Sidang Isbat Nikah