Tuesday, 12 November 2019

Polisi Buru Penganiaya dan Penembak Wanita Usai Salat

Kamis, 15 Maret 2018 — 16:21 WIB
Atikah (40),  dianiaya dan ditembak usai Salat Magrib dirawat di rumah sakit.

Atikah (40), dianiaya dan ditembak usai Salat Magrib dirawat di rumah sakit.

SUKABUMI – Jajaran Polres Sukabumi, Jawa Barat masih memburu pelaku penganiayaan dan penembakan Atikah (40), warga Kampung Babakan Kubang, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas.

Pada Senin (12/3/2018) lalu, Atikah diduga dianiaya usai Salat Magrib di rumahnya. Selain itu, bagian dadanya juga ditembak senapan angin.

Hingga Kamis (15/3/2018), dia masih terkapar di RSUD R Syamsudin SH. Rencananya akan dilakukan operasi mengeluarkan dua proyektil peluru senapan angin yang bersarang di dadanya.

Kabid Humas Polda Jabar, AKBP Hari Suprapto memperkirakan pelakunya dua orang. Saat melakukan aksinya, dua orang itu memakai penutup wajah.

“Kejadiannya sekitar pukul 18.15 WIB usai korban menunaikan Salat Magrib. Polisi masih masih melakukan penyelidikan,” tandasnya.

Diketahui, korban dirujuk ke RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi Rabu (14/3/2018) dini hari. Sebelumnya, korban dirawat di RSUD Jampangkulon Kabupaten Sukabumi.

Ketua Tim Penanganan Keluhan dan Informasi RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi Wahyu Handriana menyebutkan dari pemeriksaan rontgen, ditemukan luka tembak dan ada proyektil kemungkinan peluru sebanyak dua di bagian dada.

“Saat ini korban masih dalam kondisi baik dan dalam penanganan bagian bedah untuk pengangkatan proyektil yang ada di bagian dada,” ungkapnya.

Menurut Wahyu, rencananya operasi pengangkatan proyektil akan dilakukan pada Kamis ini namun melihat kondisi pasien. “Dari hasil pemeriksaan proyektil peluru tidak tembus ke paru-paru,” tukasnya. (sule/b)