Monday, 09 December 2019

Calo, Nggak Ada Maluya!

Senin, 19 Maret 2018 — 7:02 WIB
calo

MASIH ada calo? Masih, buktinya tuh banyak yang gentayangan di tenpat-tempat pelayanan umum. Tuh, buktinya di pelayanan uji kir masih ada calo, mengganggu para warga yang membutuhkan pelayanan petugas tanpa ribet.

Apa juga masih ada suap? Masih, itu buktinya hakim dan panitera di Tangerang ditangkap? Masih ada yang nggak punya malu? Masih banyak. Ya, buktinya bahwa kejahatan, suap, sogok menyogok, korupsi itu masih banyak dilakukan oleh para pejabat?

Apa masyarakat suka dengan koruptor? Ngak lah. Lihat saja, banyak yang komentar miring di medsos? Ada yang bilang, jangan-jangan tuh hakim yang menerima suap nggak ngerti, apa arti uang suap, uang sogok, uang hadiah. Yang mereka tahu uang rupiah dan uang dolar?

Makanya, begitu ada yang menyogok, nggak peduli berapa jumlahnya langsung saja disergap,hap,hap,hap! Dilahap!

Udah dihukum saja seberat-beratnya? Berapa tahun? Ya, selamanya deh. Biar kapok! Begitu kejengkelan masyarakat pada oknum yang serakah.

Kalau sudah begini menyesal kan? Eh, menyesal nggak ya? Ya, seharusnya,kalau mereka punya penyesalan, ya menyesal sih?

Bayangkan saja, tidak semua orang punya kesempatan untuk jadi hakim.Tidak semua orang beruntung bisa kuliah yang harga kuliahnya nggak murah. Lah,sudah enak-enak kok malah korupsi?

Eh, itu para calo masih juga ada yang mengganggu kinerja petugas dalam pelayanan masyarakat? Kasihan tuh, masyarakat yang mau mengurus sendiri dengan mudah dan murah, jadi terganggu.

Ya, begitulah pastinya calo yang didulukan karena mereka dapat uang lebih. Syukur kalau petugas pada malu, dan nggak mau diiming-imingi uang lebih sama calo? Seharusnya begitu. Calo, No! -massoes