Wednesday, 11 December 2019

Korban Miras Oplosan Sukabumi Bertambah Lagi

Senin, 9 April 2018 — 21:27 WIB
Miras yang beredar di Sukabumi. (sule)

Miras yang beredar di Sukabumi. (sule)

SUKABUMI – Tumbal minuman keras (miras) oplosan di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat bertambah lagi satu orang. Adalah Dewo (25) yang kondisi sebelumnya kritis di Ruang IGD RSUD Pelabuhan Ratu, meregang nyawa, Senin (9/4/2018) sekira pukul 19.00.

Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dr Wihsnu Budiharyanto membenarkan ada pasiennya yang meninggal tersebut. “Pasien kondisinya kritis, sekitar pukul 19.00 WIB meninggal,” singkatnya.

Dengan meninggalnya warga Kampung Gunungbutak, Kelurahan/Kecamatan Pelabuhan Ratu ini berarti total tumbal miras oplosan menjadi enam orang.

Sebelumnya, lima orang tewas setelah merasakan gejala keracunan dan dilarikan ke RSUD Pelabuhan Ratu, namun nyawanya tidak tertolong. Mereka adalah empat dari Pelabuhan Ratu yakni Erik, Damendra (35), Hendrik, Ruhmana (35), dan Rizal (25) yang berasal dari Cibadak, Sukabumi.

miras

Keempat jenazah sudah dibawa pulang ke rumahnya masing-masing untuk dikebumikan, sementara mayat Rizal masih tergolek di kamar jenazah RSUD Pelabuhan Ratu.

Menurut dokter jaga RSUD Pelabuhan Ratu, Nadar, keluhan kelima pasien yang meninggal hampir sama, mulai badan terasa lemas, mual, muntah-muntah, pusing dan terasa sakit pada bagian perut.

“Para korban meninggal ini sempat dirawat, namun itungan satu jam masuk IGD (instalasi gawat darurat) meninggal. Sejumlah pasien mengaku meminum miras oplosan,” terang Nadar.

(Baca: Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Sukabumi Jadi 5 Orang)

Nadar enggan menyebutkan secara gamblang penyebab kematian pasien. Sebab, hal itu harus dipastikan dari hasil visum atau autopsi. Biasanya, kalau akibat alkohol kemungkinan hasil metabolismenya mendepresi; misalnya jantung, susunan saraf pusat, mendepresi otak, paru paru dan sebagainya.

“Untuk memastikannya, saat ini sedang dalam penyelidikan kepolisian,” tandasnya.

Dalam waktu hampir bersamaan dengan kematian Dewo, rumah sakit plat merah tersebut kedatangan dua pasien yang diduga korban miras. Total warga yang mengalami keracunan miras oplosan ini sebanyak 11 orang. Rinciannya, enam orang meninggal, dan lima lainnya kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. (sule/yp)