Sunday, 08 December 2019

Ridwan Kamil Iming-imingi Warga dengan Rencana Pemekaran Wilayah

Kamis, 19 April 2018 — 22:31 WIB
Ridwan Kamil saat berbicara di acara diskusi publik di BTC Mal, Bekasi Timur. (cw1)

Ridwan Kamil saat berbicara di acara diskusi publik di BTC Mal, Bekasi Timur. (cw1)

BEKASI – Saat berkampanye di Kota Bekasi hari ini, Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil mengiming-imingi warga dengan  rencananya untuk mengadakan pemekaran wilayah di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Kang Emil menilai bahwa saat ini Jawa Barat dengan jumlah penduduk mencapai 48 juta jiwa tidak sebanding dengan jumlah daerahnya yang hanya terdapat 27 kabupaten/kota. Hal tersebut lanjut Emil akan mempengaruhi pelayanan publik di Jawa Barat yang menjadi kurang optimal.

“Pemekaran daerah adalah bagian dari ketidakadilan yang mau saya perjuangkan. Sementara di Jawa timur penduduk 40 juta daerahnya 38 maka pelayanan lebih cepat, urusan lebih mudah, uang APBN turun lebih banyak karena uang APBN berbanding lurus dengan daerah,” Kata Emil di BTC Mal, Bekasi Timur, Kamis (19/4/2018).

Ia mengungkapkan bahwa di Jawa Timur satu orang biaya hidupnya mendapatkan sekitar Rp1 juta, jauh dengan Jawa Barat yang biaya hidup perorangnya hanya mencapai Rp 600ribu.

“Gimana mau bersaing? nah ini yang harus diperjuangkan, dengan cara apa? memekarkan (wilayah). Jumlah di jawa barat harusnya minimal mendekati 40 daerah,” terangnya.

RK menilai dengan jumlah penduduk Jawa Barat terlalu besar, maka ia mengharapkan pemerintah pusat jangan menyamaratakan proses moratorium dengan wilayah yang jumlah penduduknya tidak sepadat Jawa Barat.

Ia berharap ada prioritas untuk Provinsi Jawa Barat agar didahulukan untuk mengisi formasi pemekaran wilayah Karena jumlah penduduk Jawa Barat terlalu besar, dan ia berjanji akan perjuangkan pemekaran wilayah tersebut.

“Sedang moratorium dan akan dibuka 2019, jadi (jika terpilih) kita lobi secara politik, 2019 Jawa Barat kita mekarkan dengan melobi presiden terpilih,” sambungnya.

Mengenai wilayah mana saja yang akan dilakukan pemekaran, pasangan dari Uu Ruzhanul Ulum tersebut mengatakan ada beberapa wilayah yang berpotensi dimekarkan, khususnya di Jawa Barat bagian selatan karena wilayahnya luas dan paling kurang tersentuh.

“Sukabumi Selatan, Bogor Selatan, Cianjur Selatan, Tasikmalaya Selatan, Garut Selatan, Bekasi Utara, kabupaten yang bagian utara,” tandasnya. (cw1/win)