Monday, 21 October 2019

Menperin Perluas Kawasan Industri Luar Jawa Kepada Tiongkok

Jumat, 20 April 2018 — 10:33 WIB
Menperin Airlangga Hartarto.(Ist)

Menperin Airlangga Hartarto.(Ist)

JAKARTA – Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, memperluas akses kawasan industri luar Jawa kepada Tiongkok. Sumatera Utara, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Utara, diupayakan Negeri Tirai Bambu sebagai bagian dari program One Belt One Road (OBOR).

“Kami membahas perkembangan kerjadama Indonesia dan China khususnya di sektor industri, yang selama ini sudah berjalan. Selain itu juga terkait dengan proyek-proyek dari Belt and Road Initiative,” ujar Ketum Partai Golkar itu kepada wartawan menerangkan pertemuannya dengan Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Chian di Jakarta.

Kerjasama tersebut, katanya, merupakan realisasi pertemuan bilateral Presiden RI Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping terkait peningkatan kerjasama ekonomi Indonesia-Tiongkok pada Belt and Road Forum for International Cooperation di Beijing, Tiongkok, Mei 2017.

Investor Tiongkok di Sumut mengembangkan pembangunan Kuala Tanjung International Hub Port & Industrial Estate serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Di Kaltara, Cina mengembangan kawasan industri klaster smelter alumina dan alumunium serta kawasan industri dan pelabuhan internasional Tanah Kuning. Sedangkan di Sulawesi Utara, investor asing itu diberi kesempatan membangun Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Bitung.
(rinaldi/sir)