Thursday, 21 November 2019

Satpol PP Depok Usulkan Rp100 Miliar Anggaran Bongkar Bangunan Tak Ber-IMB

Jumat, 20 April 2018 — 19:46 WIB
bongkar

DEPOK  – Sekitar 100 bangunan bermasalah yang diduga tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) akan ditertibkan kurun waktu  2018. Hal ini sebagai salah satu upaya memberikan peringatan kepada pemilik bangunan maupun warga agar taat aturan.

“Sekitar 100 bangunan yang tersebar di 11 kecamatan, bangunan dan diduga tidak memiliki IMB bakal kami sikat. Namun, bila anggaran dari Pemkot Depok ada tambahan dan akan ditambah lagi bangunan yang akan  ditertibkan, ” kata Kepala Satpol PP Kota Depok,  Yayan Arianto,  Jumat (20/4).

Penertiban tentunya tidak main bongkar saja tapi pihaknya sudah memberikan surat teguran,  peringatan, segel dan sampai kegiatan eksekusi pembongkaran.

Ia juga menjelaskan, bahwa anggaran untuk membongkar 100 bangunan tanpa IMB sangatlah besar. Di mana, pihaknya harus menyewa alat berat seperti halnya crane dan dozer. “Tentu kami tidak bisa bergerak tanpa adanya anggaran, karena untuk gedung bertingkat kami perlu sewa crane,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap beberapa perumahan yang tidak memiliki IMB seperti halnya di wilayah Reni Jaya, Bojongsari.

“Kami usulkan Rp 100 miliar untuk membongkar 100 bangunan dengan rincian untuk satu bangunan Rp 1 juta. Itu bukan tenaga saja, akan tetapi untuk sewa alat juga,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya mencatat cukup banyak bangunan yang tidak memiliki IMB. Namun begitu, sambungnya, sebelum melakukan pembongkaran pihaknya telah melakukan prosedur seperti SP1, 2, 3 hingga pada akhirnya eksekusi.

Dikatakannya, saat ini Satpol PP memiliki peran untuk melakukan pengawasan di semua dinas, terutama bagi mereka yang melanggar perda. “100 bangunan ini sudah ada yang SP3 dan ada pula yang belum, namun target kami itu bisa dibongkar. Tugas Satpol PP menggiring untuk mereka mengurus izin, itu untuk peningkatan PAD, yang jelas setiap bangunan harus memiliki IMB,” pungkasnya. (anton/win)