Tuesday, 22 October 2019

Calon Wakil Gubernur Sumut Diperiksa KPK

Sabtu, 21 April 2018 — 18:23 WIB
Calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah alias Ijek

Calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah alias Ijek

MEDAN – Kasus suap pengesahaan APBD yang dilakukan oleh mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho terus didalami pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini penyidik KPK memeriksa pihak ketiga (swasta) atas kasus suap tersebut di Mako Brimob Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Sabtu (21/4/2018).

Beberapa nama yang diagendakan diperiksa oleh KPK hari ini antara lain Gubernur Sumut T Erry Nuradi, Sulaiman Hasibuan, Kepala Biro Hukum Pemprov Sumut, H Anif serta anaknya, calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah alias Ijek.

Namun hingga pemeriksaan usai, T Erry belum juga terlihat penuhi panggilan. Sedangkan H Anif dan Ijek selama dua jam diperiksa penyidik.

Calon Wakil Gubernur Sumut Ijek tak bersedia memberikan keterangan kepada wartawan. Sementara Sulaiman Hasibuan membenarkan dirinya dan pihak swasta atau pihak ketiga diperiksa penyidik KPK.

Seperti diketahui KPK telah menetapkan 38 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka menerima suap dari mantan Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho.

Fee untuk tiap anggota DPRD Sumut itu disebut berkisar antara Rp 300 juta sampai Rp 350 juta. “Indikasi penerimaan, penyidik dapat fakta yang didukung surat dan barang bukti elektronik, ke 38 itu diduga menerima fee Rp 300-350 juta dari Gubernur Sumut (Gatot Pujo) terkait pelaksanaan fungsi dan wewenang sebagi anggota DPRD Sumut,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo. (samosir/b)

Terbaru

Satpol PP Kecamatan Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Inbox
	x
Rachmi Siregar
	
Attachments7:39 PM (3 hours ago)
	
	
to harianposkota, me
TAMBORA (Pos Kota) - Jajaran Satpol Pamong Praja (PP) Kecamatan Tambora, Jakarta Barat sejak dua bulan terakhir menggenjot patroli wilayah dengan bersepeda.

"Sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Jakarta Barat, kami mentradisikan bike for work (sepeda untuk bekerja)," kata Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro saat pantauan wilayah bersama tim, Selasa (22/10/2019).

Selain mengoptimalkan monitoring wilayah lanjut Ivand, dengan bersepeda bertujuan memperbaiki kualitas udara di Jakarta. Termasuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang sebagian besar disebabkan dari maraknya penggunaan kendaraan pribadi.

Menurut Ivand, patroli bersepeda dilaksanakan rutin setiap hari kecuali Sabtu. Di mulai dari pukul 08.00-11.00 WIB. Sedangkan, patroli sore mulai pukul 14.00-16.00 WIB. Sementara anggota satpol PP yang berpatroli berjumlah 4-6 personil. 

Patroli bersepeda difokuskan pada sterilisasi pedestrian atau trotoar jalan yang dipakai untuk berdagang. "Target kami adalah sterilisasi trotoar dari pedagang kaki lima, parkir liar, dan penempatan barang dagangan pemilik toko dan ruko," terangnya.

Saat tengah patroli bersepeda di ruas Jalan Tubagus Angke dan Jalan Prof. Latumenten, petugas gabungan satpol PP dan Satpel Sudin Perhubungan Kecamatan Tambora menderek satu mobil yang diparkir di bahu jalan. Serta mencabut pentil satu mobil lainnya, menghalau tujuh pedagang kaki-5 dan memberi sosialisasi kepada pedagang agar tidak berjualan di trotoar. (Rachmi)

Teks foto:
Kasatpol PP Kecamatan Tambora, Ivand Sigiro bersama jajaran berpatroli ke wilayah dengan bersepeda. (Rachmi)
Rabu, 23/10/2019 — 2:25 WIB
Satpol PP Tambora Pacu Patroli Bersepeda
Juru bicara KPK, Febri Diansyah.  (julian)
Selasa, 22/10/2019 — 22:31 WIB
KPK akan Hadapi Gugatan Praperadilan Imam Nahrowi
Arminsyah,  Wakil Jaksa Agung yang ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung.
Selasa, 22/10/2019 — 21:01 WIB
Jokowi Tunjuk Arminsyah Jadi Plt Jaksa Agung