Thursday, 14 November 2019

Sandi: Kegiatan Pembagian Sembako FUI Banyak Melanggar Aturan

Rabu, 2 Mei 2018 — 17:15 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno (yendhi)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno (yendhi)

JAKARTA –  Penyelenggara acara pembagian sembako gratis dari Forum Untukmu Indonesia (FUI) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Sabtu (28/4/2018) yang merenggut nyawa disebut banyak melakukan pelanggaran.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya melanggar peraturan gubernur (pergub) tetapi juga melanggar banyak aturan dan ketentuan.

“Pembagian sembako itu tidak diperkenankan di Pergub. Kedua adalah tentang ketentraman dan ketertiban, banyak sekali yang dilanggar. Beberapa Perda (peraturan daerah) sedang diinventaris biro hukum apa saja yang dilanggar,” kata Sandiaga Gedung Kementerian Koperasi dan UKM, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (2/5/2018).

Tapi ini tugas kita memberikan sanksi. Kalau soal kehilangan nyawa dan sebagainya tentunya wewenang ada di aparat (polisi),” kata Sandiaga.

Pria yang akrab disapa Sandi tersebut mengaku telah bertemu dengan panitia FUI dan telah menerima laporan dari Dinas Pariwisata dan Budaya terkait kronologis insiden tewasnya dua bocah dalam kegiatan bagi-bagi sembako gratis tersebut. Sandi juga mendengar langsung dari Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede.

Dalam pertemuan itu Sandi menyebut ada tiga hal yang dia tangkap, pertama adalah keprihatinan terhadap keluarga korban yang harus kehilangan nyawa anaknya, kedua telah mengintruksikan Dinas terkait untuk meminta pertanggungjawaban kepada penyelanggara. “Ada empat tanggungjawab yang kita inginkan dari pihak penyelenggara,” ucap Sandi.

Hal ketiga yang menjadi konsen Sandi adalah mengevaluasi dan mengoreksi kegiatan tersebut agar tidak kembali terulang. Dari empat hal yang diminta pertanggungjawaban dari pihak penyelenggara yang pertama adalah meminta ganti rugi, kedua memastikan sarana dan prasarana kembali normal.

“Ketiga pencatutan logo Pemprov DKI harus ada permintaan maaf dari pihak penyelenggara. Terakhir tentunya menanggung akibat dan berpartisipasi dalam satu masalah hukum yang diselesakan dengan aparat hukum dan dengan keluarga korban,” beber Sandi.

Bahkan, dengan tegas pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan itu mengatakan akan mem-blaklist semua kegiatan FUI. “Udah pasti (blaklist FUI). Kita tidak akan memberikan kesempatan lagi kepada mereka,” tegas dia.

Sabtu (28/4/2018) Forum Untukmu Indonesia (FUI) menyelenggarakan pembagian sembako gratis kepada warga yang telah mendapatkan kupon. Namun acara tersebut meninggalkan duka karena menelan dua nyawa bocah yang diduga tewas akibat terinjak-injak saat antri sembako. (Yendhi/win)

Terbaru

ilustrasi
Jumat, 15/11/2019 — 6:34 WIB
Habisi Anak-Istri, Bapak 2 Anak Gagal Mati
Jumat, 15/11/2019 — 6:20 WIB
Regulasi Skuter Listrik
Pasukan biru Satpel SDA Kecamatan Kembangan menguras saluran tertutup dengan ketebalan lumpur 40 cm di saluran Phb Taman Kota di Kelurahan Kembangan Utara, Jakbar. (Rachmi)
Jumat, 15/11/2019 — 6:06 WIB
Pasukan Biru Kuras 324 Saluran di Kembangan
ayo
Jumat, 15/11/2019 — 5:32 WIB
Biadab, Biadab, Biadaaabbb!